Kabut Asap Beracun Selimuti Tangerang akibat Kebakaran TPA Rawa Kucing Tangerang

AKURAT BANTEN - Kebakaran TPA Rawa Kucing, di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, telah memasuki hari keempat dan belum juga padam.
Petugas di lokasi masih berjibaku memadamkan api di tengah kepulan asap.
Asap tebal yang terus keluar dari dalam sekam di tumpukan gunung sampah itu, tak sedikit menguat para petugas tumbang. Selain luka-luka, mereka merasakan sesak nafas hingga ada yang harus dibawa ke rumah sakit karena pingsan.
Baca juga: Terpapar Asap Kebakaran TPA Rawa Kucing Tangerang, Warga Neglasari Alami Sesak Napas dan Perih Mata
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Gufron Fahlefi menyebutkan, bahwa asap yang dikeluarkan dari tumpukan sampah itu mengandung asap beracun.
"Jadi kita berupaya agar para petugas jangan terlalu lama di atas tumpukan sampah. Karena gasnya beracun, ada gas metana," ujar Gufron, kepada Akurat Banten, Senin (23/10/2023).
Dia pun mengimbau, para petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) mengukur durasi ketika sedang memadamkan api di atas gunung sampah, serta memastikan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
"APD dan masker harus. Kondisi ideal para petugas di lapangan setelah memadamkan api yaitu tiga jam, mereka harus kita tarik mundur dan diganti orang. Jangan sampai mereka kehabisan nafas," imbaunya.
Setelah turun dari gunung sampah, kata Gufron, petugas harus dibersihkan dengan cara diberikan asupan oksigen.
Baca juga: Padamkan Kebakaran TPA Rawa Kucing Tangerang, Petugas Pemadam Kelelahan
"Ini buat evaluasi. Kepada petugas, yang terpenting itu penyelamatan harus tetap selamat. Jaga itu saja," pungkasnya.
Namun, lanjut Gufron, pada tiga hari kemarin, pihaknya memang butuh percepatan dalam memadamkan api.
Sehingga petugas terus bekerja, hingga para petugas sempat hilang kendali ketika angin besar berhembus.
"Jadi petugas tidak bisa menghindar dari kepungan asap. Maka seluruh alat petugas ditinggalkan untuk menyelamatkan diri. Karena itu banyak petugas yang tumbang, hingga ada yang harus dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.
Pantauan Akurat Banten di lokasi, akibat terbakarnya TPA Rawa Kucing itu, asap menguar hingga ke jalan raya hingga pemukiman warga dengan radius kurang lebih 2 kilometer.
Pandangan para pengendara yang melintas kawasan itu pun terganggu dengan kabut asap yang menghalangi jalur. Lebih dekat lokasi kebakaran, kepulan asap semakin pekat dan bau tajam yang semakin menyengat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 2Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 3Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 4Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 5Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 6Truk Air Bantuan Ditahan di Pintu Tol Janger, Kabid BPBD: Kami Pikirkan Keselamatan Pengendara, tapi Balasannya Begini
- 7KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf
- 8Saiful Milah Resmi Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang yang Baru
- 9Roy Suryo dan Dokter Tifa Pede Bebas dari Kasus Ijazah Jokowi, Ini Alasan Kuasa Hukum
- 10Purbaya Dicopot Prabowo, Henri Subiakto Ungkap Alasan Mengejutkan di Balik Rasa Leganya





