Banten

Bukan Sekadar Ucapan Duka! Ini Makna Mendalam "Innalillahi" dan Waktu Tepat Mengucapkannya

Saeful Anwar | 23 September 2025, 11:26 WIB
Bukan Sekadar Ucapan Duka! Ini Makna Mendalam "Innalillahi" dan Waktu Tepat Mengucapkannya

 

AKURAT BANTEN-Kalimat Innalillahi wa inna ilaihi raji'un (إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ) adalah ungkapan yang tak asing di telinga umat Muslim.

Namun, banyak orang menganggap kalimat ini hanya digunakan saat ada kabar duka. Padahal, makna di baliknya jauh lebih luas dan mendalam.

Artikel ini akan mengupas tuntas arti sebenarnya dari kalimat ini, dari mana asalnya, dan kapan waktu terbaik untuk mengucapkannya.

Baca Juga: Insiden Mikrofon Mati Pidato Prabowo di PBB, Presiden Turki Menyusul, Kok Bisa?

Makna yang Menggetarkan Hati

Secara harfiah, kalimat "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un" berarti "Sesungguhnya kami milik Allah, dan kepada-Nya lah kami kembali."

Ungkapan ini bukan sekadar kalimat belasungkawa, tetapi sebuah pengakuan fundamental dalam Islam. Dengan mengucapkannya, kita mengakui bahwa:

Kepemilikan sejati hanya milik Allah. Manusia, harta, jabatan, dan segala yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan. Semua bisa diambil kapan saja, sesuai kehendak-Nya.

Akhir dari segalanya adalah kembali kepada-Nya. Kalimat ini mengingatkan kita akan fitrah kehidupan: setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada sang Pencipta, baik cepat maupun lambat.

Baca Juga: Menantu Andika Perkasa Jadi Kapolsek Geger, Segini Gaji Fantastis AKP Hafiz yang Bikin Publik Heboh

Jadi, makna intinya adalah tawakal (pasrah) dan ridha (menerima dengan ikhlas) atas takdir yang ditetapkan Allah SWT.

Ia adalah pengingat bahwa musibah bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari skenario ilahi yang menguji keimanan kita.

Asal-Usul Kalimat Sakral Ini

Tahukah Anda bahwa kalimat ini bukan sekadar ucapan biasa, melainkan potongan dari ayat suci Al-Qur'an? Tepatnya, kalimat ini terdapat dalam Surat Al-Baqarah ayat 156.

Ayat tersebut berbunyi:

(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillahi wa innaa ilaihi raaji'uun."

Ayat ini secara jelas menggarisbawahi siapa "orang-orang yang sabar" itu: mereka yang saat tertimpa musibah, hatinya langsung mengucapkan kalimat pengakuan ini.

Ini adalah cara Allah mendidik hamba-Nya untuk bersikap tegar dan tidak berputus asa di tengah ujian.

Baca Juga: Bikin Syok! Cacing Tanah Rebus Bukan Mitos? Ini Kata Dokter Soal Obat Tipes Paling Kontroversial, Ungkap Penjelasan Sebenarnya

Kapan Waktu Tepat Mengucapkannya?

Meskipun paling sering terdengar saat ada berita kematian, "Innalillahi" memiliki spektrum penggunaan yang lebih luas.

Mengucapkannya di waktu yang tepat akan mendatangkan ketenangan dan pahala.

Ketika Mendengar Berita Kematian. Ini adalah penggunaan yang paling umum.

Dengan mengucapkan "Innalillahi," kita tidak hanya berbelasungkawa, tetapi juga mendoakan almarhum dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

Saat Terkena Musibah atau Bencana. Mulai dari musibah kecil seperti kecelakaan, kehilangan barang berharga, hingga bencana alam besar seperti banjir atau gempa bumi.

Baca Juga: Ratusan Siswa Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis: KBB Siaga KLB, Program MBG Diminta Disetop Sementara

Mengucapkannya menunjukkan bahwa kita menerima takdir Allah dan mencari kekuatan dari-Nya.

Kehilangan pekerjaan, gagal dalam usaha, atau bahkan saat melihat benda kesayangan rusak, ucapan ini bisa menjadi pengingat bahwa semua itu hanyalah titipan.

Saat Mengalami Kesulitan dalam Hidup. Ketika merasa hidup begitu berat, seperti sakit yang tak kunjung sembuh atau masalah yang datang bertubi-tubi. Kalimat ini menjadi pelipur lara dan cara untuk bersandar penuh pada Sang Pencipta.

Dengan mengucapkan "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un," kita sedang mempraktikkan akidah (keyakinan) dalam bentuk ucapan.

Baca Juga: Ratusan Siswa Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis: KBB Siaga KLB, Program MBG Diminta Disetop Sementara

Ia bukan hanya ritual lisan, tetapi ungkapan keteguhan hati bahwa di setiap ujian ada hikmah dan kekuatan yang datang dari Allah.

Kalimat ini adalah pengingat harian yang kuat: hidup ini fana, dan tujuan akhir kita adalah kembali kepada-Nya dengan hati yang tenang dan ikhlas.

Bagaimana pengalaman Anda saat mengucapkan kalimat ini? Silakan bagikan cerita atau pandangan Anda di kolom komentar!

Innalillahi Bukan Sekadar Ucapan Duka! Ini Makna Mendalam "Innalillahi" dan Waktu Tepat Mengucapkannya

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman