Baru Jadi Bos Man City, Enzo Maresca Bisa Pergi Jika The Citizens Benar-Benar Terdegradasi

AKURAT BANTEN - Manchester City belum menerima hukuman apa pun setelah dinyatakan bersalah atas pelanggaran serius regulasi finansial Premier League.
Namun, efek dari putusan tersebut sudah mulai merembet ke berbagai sisi klub, termasuk masa depan Enzo Maresca di kursi manajer.
Maresca baru ditunjuk sebagai pelatih Manchester City pada 29 Juni 2026. Ia menggantikan Pep Guardiola yang mengakhiri masa baktinya setelah satu dekade menangani The Citizens.
Premier League mencatat Maresca mendapatkan kontrak berdurasi tiga tahun di Etihad Stadium.
Baca Juga: Badai Finansial Man City Bisa Jadi Berkah untuk MU: Donnarumma dan Anderson Dibidik?
Kini, posisi tersebut mulai menjadi bahan spekulasi setelah City menghadapi kemungkinan sanksi berat akibat kasus finansial yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Pada 29 September 2026, Premier League mengumumkan bahwa Komisi Independen menemukan Manchester City bersalah atas seluruh dakwaan terkait pelanggaran serius aturan finansial selama periode 2009/10 hingga 2017/18.
City juga dinyatakan bersalah atas sebagian besar dakwaan terkait kegagalan bekerja sama dalam investigasi.
Menurut temuan komisi, City menggunakan sejumlah kesepakatan komersial yang dianggap tidak menggambarkan perjanjian sebenarnya.
Skema tersebut dinilai membuat pendapatan klub meningkat dan biaya berkurang lebih dari £900 juta selama periode yang diperiksa.
Komisi juga menyatakan City menyampaikan laporan keuangan yang tidak sesuai serta melanggar kewajiban untuk bekerja sama dalam penyelidikan Premier League. Meski demikian, degradasi belum menjadi keputusan resmi.
Premier League menegaskan bahwa persoalan sanksi akan dibahas dalam sidang terpisah. Aturan kompetisi memungkinkan berbagai hukuman, termasuk denda, pengurangan poin, dan sanksi olahraga lainnya.
Manchester City sendiri memiliki hak untuk mengajukan banding dan diberi batas waktu hingga 2 Oktober 2026 untuk melakukannya.
Baca Juga: Lamine Yamal Mengamuk: 2 Gol, 1 Assist, dan Rekor 66 Tahun Spanyol Akhirnya Pecah!
Di tengah ketidakpastian itu, Football365 mengangkat pertanyaan mengenai masa depan Maresca jika City benar-benar mendapat hukuman ekstrem hingga terdegradasi.
Spekulasi tersebut bukan berasal dari pengumuman resmi klub maupun Premier League, melainkan analisis mengenai kemungkinan dampak sanksi terhadap struktur klub.
Situasinya menjadi menarik karena Maresca baru saja kembali ke Manchester City setelah sebelumnya menjadi bagian dari staf Guardiola.
Ia pernah bekerja sebagai asisten Guardiola dan kemudian melanjutkan karier sebagai pelatih kepala Leicester City serta Chelsea sebelum kembali ke Etihad.
Bahkan, setelah putusan komisi diumumkan, Guardiola memberikan dukungan terbuka kepada City dan Maresca. Mantan pelatih City tersebut menyatakan dirinya tetap berada di belakang klub, pemilik, jajaran manajemen, pemain, staf, serta Maresca.
Maresca sendiri sempat mengunggah pesan singkat di media sosial setelah putusan tersebut, termasuk kutipan Socrates, “The only thing I know is that I know nothing”, disertai pesan untuk bernapas, menganalisis, dan belajar.
Unggahan itu kemudian ikut memicu perhatian publik, meski tidak dapat dijadikan bukti bahwa sang pelatih berniat meninggalkan klub.
Dengan demikian, masa depan Maresca saat ini masih berada di wilayah spekulasi. Ia tetap tercatat sebagai manajer Manchester City, sementara proses hukum dan penentuan sanksi kasus finansial masih berjalan.
Baca Juga: Juventus Kembali Rugi Rp1,3 Triliun, Utang Tembus Rp6,5 Triliun: Langkah Besar Disiapkan!
Jika hukuman akhirnya sangat berat, perubahan besar di Etihad memang menjadi kemungkinan yang dapat diperbincangkan. Namun sampai ada keputusan resmi mengenai sanksi dan sikap Maresca sendiri, kabar bahwa sang pelatih pasti akan hengkang belum dapat dianggap sebagai fakta.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 4Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Terungkap! Alasan Jokowi Gabung PSI Mulai Dibaca Pengamat, Ada Tujuan Besarnya Sinyal Politik untuk Kaesang dan Gibran Menuju 2029
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Data Desil Bermasalah, Warga Garut Meninggal di RSUD Dr. Slamet Tanpa Penanganan
- 9Roy Keane Bereaksi Keras Usai Man City Dinyatakan Bersalah: “Buang Medali ke Tempat Sampah!”
- 10Baru Jadi Bos Man City, Enzo Maresca Bisa Pergi Jika The Citizens Benar-Benar Terdegradasi










