Debut Impian Michael Kayode: Cetak Gol, Bantu Italia Hancurkan Turki 4-1

AKURAT BANTEN - Michael Kayode menjalani debut senior bersama Timnas Italia dengan cara yang nyaris sempurna.
Bek kanan Brentford itu langsung mencetak gol sekaligus berperan dalam terciptanya gol Davide Frattesi ketika Gli Azzurri menghancurkan Turki 4-1 pada matchday kedua UEFA Nations League 2026/2027, Senin (28/9/2026) malam waktu setempat.
Kayode tampil sebagai starter dalam pertandingan di Bursa. Kepercayaan Roberto Mancini langsung dibayar lunas hanya dalam 27 menit pertama.
Italia membuka keunggulan melalui Alessandro Bastoni pada menit ke-9. Kemudian pada menit ke-22, Frattesi menggandakan skor setelah kiper Turki, Altay Bayindir, menggagalkan upaya Kayode. Bola muntah langsung disambar Frattesi menjadi gol.
Baca Juga: Bukan Cuma Menang 4-1, Italia Ukir Sejarah Lewat Kakak-Adik Esposito Setelah Lebih dari 1 Abad
Lima menit berselang, giliran Kayode yang mencatatkan namanya di papan skor.
Pemain berusia 22 tahun tersebut menyelesaikan serangan yang dibangun Italia setelah menerima umpan dari Francesco Pio Esposito.
Penyelesaian Kayode membuat Italia unggul 3-0 sebelum turun minum. FIGC mencatat dua kontribusi tersebut sebagai bagian penting dari penampilan impresif sang debutan.
"Saya tidak menyangka debut saya akan berjalan seperti ini, jadi saya sangat bahagia," kata Kayode kepada RAI Sport.
Bagi Kayode, pertandingan tersebut menjadi jawaban atas perjalanan panjangnya menuju tim senior Italia. Ia sebelumnya memperkuat tim-tim usia muda Gli Azzurri dan menjadi bagian dari skuad Italia U-19 yang menjuarai Euro U-19 2023.
Pada September tahun ini, Mancini memberinya panggilan pertama ke tim senior setelah memasukkan namanya dalam skuad 34 pemain.
Perjalanan karier Kayode sendiri cukup unik. Ia mengawali masa junior di Juventus sebelum bermain untuk Gozzano di Serie D. Dari sana, kariernya berkembang hingga akhirnya memperkuat Fiorentina di Serie A.
Pada Januari 2025, Kayode pindah ke Brentford. Setelah menjalani masa peminjaman, transfernya kemudian dipermanenkan. Brentford memberinya kontrak baru hingga musim panas 2032 dengan opsi perpanjangan satu tahun.
Klub Premier League tersebut juga mencatat Kayode telah tampil 56 kali di semua kompetisi untuk The Bees sejak bergabung.
Salah satu senjata unik Kayode adalah kemampuan melakukan lemparan ke dalam jarak jauh. FIGC menyebut lemparannya dapat mencapai lebih dari 65 meter.
Keahlian tersebut berkembang setelah ia bermain di Inggris dan kemudian menjadi bagian dari variasi taktik Brentford.
Dalam pertandingan melawan Turki, senjata tersebut beberapa kali digunakan. Kondisi hujan deras membuat Kayode bahkan harus menggunakan handuk untuk mengeringkan bola sebelum melakukan lemparan ke dalam.
Namun, kontribusinya tidak berhenti pada situasi bola mati. Pergerakannya dari sisi kanan juga membuat Italia memiliki tambahan ancaman ketika menyerang.
Setelah Kayode mencetak gol, Turki sempat memperkecil ketertinggalan melalui Baris Alper Yilmaz pada awal babak kedua.
Namun Italia kembali menjauh hanya empat menit kemudian. Pio Esposito mencetak gol keempat setelah menyambar bola hasil tembakan Sandro Tonali yang membentur tiang.
Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Italia di Nations League musim ini setelah sebelumnya kalah 0-2 dari Belgia.
Mancini melakukan delapan perubahan dalam susunan pemain dibandingkan laga melawan Belgia, dan keputusan itu menghasilkan respons yang sangat positif.
Bagi Kayode, malam di Bursa tentu memiliki arti lebih besar. Ia bukan sekadar mendapatkan debut senior. Ia langsung mencetak gol, membantu terciptanya gol lain, dan menjadi bagian dari kemenangan penting Italia.
Tantangan berikutnya juga tidak kalah berat. Italia akan menghadapi Prancis pada pertandingan selanjutnya. Setelah debut yang begitu mengesankan, Kayode kini memiliki kesempatan untuk kembali membuktikan bahwa penampilannya di Bursa bukan sekadar malam keberuntungan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 9Pochettino Bereaksi Keras soal Kasus Manchester City: “Kita Jalani Masa Penuh Tipu Daya”
- 10Debut Impian Michael Kayode: Cetak Gol, Bantu Italia Hancurkan Turki 4-1










