Banten

Gila! Manchester City Rogoh Rp1,5 Triliun untuk Pemain 18 Tahun, Siapa Ayyoub Bouaddi?

Abdurahman | 25 Agustus 2026, 00:15 WIB
Gila! Manchester City Rogoh Rp1,5 Triliun untuk Pemain 18 Tahun, Siapa Ayyoub Bouaddi?
Ilustrasi, Manchester City Rogoh Rp1,5 Triliun untuk Pemain 18 Tahun, Ayyoub Bouaddi (AKURAT BANTEN/Abdurahman)

AKURAT BANTEN – Manchester City kembali membuat gebrakan besar di bursa transfer. Kali ini, The Citizens berani mengeluarkan dana fantastis untuk seorang pemain yang baru berusia 18 tahun. Namanya Ayyoub Bouaddi.

Gelandang muda Lille dan Timnas Maroko tersebut berada di ambang kepindahan ke Manchester City setelah kedua klub mencapai kesepakatan transfer yang nilainya bisa mencapai €100 juta atau sekitar £85–86 juta, termasuk bonus.

Nilai tersebut membuat transfer Bouaddi menjadi salah satu pembelian pemain remaja paling mahal dalam sejarah Premier League.

Bahkan, laporan The Times menyebut Bouaddi akan menjadi pemain remaja termahal dalam sejarah Premier League jika transfer tersebut rampung. Angka fantastis itu tentu menimbulkan satu pertanyaan besar:

Siapa sebenarnya Ayyoub Bouaddi sampai Manchester City berani mengeluarkan uang sebesar itu?

Manchester City tidak sedang sekadar membeli pemain berusia 18 tahun. The Citizens sedang mempertaruhkan investasi besar pada seorang gelandang yang sudah menunjukkan kematangan jauh melampaui usianya.

Baca Juga: 12 Tahun Pesangon 459 Buruh Mandek, Aset PT Jabatex Bakal Disegel

Bukan Sekadar Bocah Berbakat

Bouaddi bukan pemain muda yang tiba-tiba muncul dalam radar Manchester City.

Ia sudah menjadi bagian penting Lille sejak usia sangat muda dan bahkan pernah mencuri perhatian ketika tampil menghadapi Real Madrid di Liga Champions. Perkembangannya kemudian semakin cepat.

Pada musim 2025/2026, Bouaddi mencatatkan 30 penampilan di Ligue 1 dan membantu Lille finis di posisi ketiga sekaligus mengamankan tiket Liga Champions. Namun panggung terbesar Bouaddi datang pada musim panas 2026. Piala Dunia 2026.

Bouaddi menjadi bagian dari skuad Maroko dan tampil sebagai starter dalam lima dari enam pertandingan negaranya hingga mencapai perempat final.

Untuk pemain berusia 18 tahun, pengalaman tersebut jelas sangat berharga. Ia bukan hanya bermain di level klub. Ia sudah merasakan tekanan sepak bola internasional di panggung terbesar dunia.

Baca Juga: Bawa 8 Paket Sinte, Seorang Pelajar di Tangerang Ditangkap Polisi

Bouaddi, Gelandang 18 Tahun yang Bikin City Terpikat

Bouaddi terutama bermain sebagai gelandang bertahan atau nomor 6. Posisi tersebut menjadi sangat penting dalam proyek baru Manchester City. Sebab, The Citizens baru saja kehilangan Rodri, gelandang yang selama bertahun-tahun menjadi fondasi permainan mereka.

Rodri kini telah bergabung dengan Barcelona. Manchester City membutuhkan regenerasi. Dan Bouaddi menjadi salah satu bagian dari jawaban tersebut.

Namun, menariknya, Bouaddi tidak serta-merta dianggap sebagai pengganti Rodri secara langsung.

City sebelumnya telah mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai £116 juta. Anderson juga dapat bermain sebagai gelandang bertahan.

Artinya, Manchester City sedang membangun ulang lini tengah dengan beberapa pemain sekaligus.

Baca Juga: Indonesia Berkibar di ASEAN, Said Abdullah Abri Terpilih Jadi SVP AFLAG

Mengapa Harganya Bisa Mencapai €100 Juta?

Pertanyaan berikutnya tentu: mengapa Lille bisa mendapatkan harga setinggi itu? Jawabannya adalah kombinasi antara usia, potensi, performa, pengalaman, dan persaingan klub-klub besar.

Manchester City tidak hanya melihat kemampuan Bouaddi saat ini. Mereka melihat apa yang mungkin terjadi dalam lima atau bahkan sepuluh tahun ke depan. Bouaddi baru berusia 18 tahun.

Namun ia sudah memiliki pengalaman Ligue 1, kompetisi Eropa, dan Piala Dunia.

FIFA bahkan menggambarkan Bouaddi sebagai salah satu pemain penting di lini tengah Maroko pada Piala Dunia 2026, dengan ketenangan, kontrol bola, pergerakan, dan pengambilan keputusan yang menonjol untuk pemain seusianya. Inilah yang membuat valuasinya melonjak.

Baca Juga: Massa Desak Hakim Tolak Praperadilan Febrie, Ini 5 Tuntutan yang Dibawa ke PN Jaksel

Pernah Menghadapi Real Madrid di Usia 17 Tahun

Salah satu cerita yang membuat nama Bouaddi semakin menarik adalah penampilannya ketika Lille menghadapi Real Madrid. Ia masih sangat muda ketika tampil melawan klub raksasa Spanyol tersebut.

Bouaddi bahkan sudah mencatat sejarah sebagai salah satu pemain termuda yang tampil di kompetisi Eropa ketika melakukan debut pada usia 16 tahun pada Oktober 2023.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Bouaddi sudah terbiasa menghadapi tekanan besar sejak usia belia. Kini level tantangannya naik lagi. Bukan lagi Lille.

Bukan lagi sekadar Liga Champions. Bouaddi akan menghadapi tekanan bermain untuk Manchester City.

Baca Juga: Isak Pulang ke Newcastle, Liverpool Malah Diselamatkan Drama Menit ke-99

Piala Dunia Membuat Harganya Melonjak

Ada alasan kuat mengapa transfer Bouaddi bergerak sangat cepat setelah Piala Dunia. Penampilannya bersama Maroko membuat namanya semakin dikenal dunia.

Ia menjadi starter dalam lima pertandingan Maroko selama turnamen dan membantu tim tersebut melangkah hingga perempat final. Dengan kata lain, Manchester City tidak hanya membeli potensi.

Mereka membeli pemain muda yang sudah menunjukkan kemampuannya di panggung internasional.Hal itu tentu ikut meningkatkan nilai transfer.

Baca Juga: MU Kena Tampar Hull City! Kekalahan 0-2 Bikin Alarm Bahaya Berbunyi

Lille Kehilangan Berlian Mudanya

Dari sisi Lille, kepergian Bouaddi merupakan kehilangan besar.

Namun nilai transfer yang mencapai €100 juta membuat klub Prancis tersebut mendapatkan keuntungan luar biasa.

L'Équipe melaporkan kesepakatan tersebut mencapai €100 juta termasuk bonus dan akan menjadi rekor penjualan Lille, sekaligus rekor penjualan klub Ligue 1 ke luar negeri.

Artinya, Lille berhasil mengubah pemain yang mereka kembangkan sejak usia muda menjadi salah satu penjualan terbesar dalam sejarah klub.

Manchester City menjadi pihak yang berani membayar mahal untuk mendapatkannya.

Baca Juga: Messi Terlibat Keributan di MLS, Ada Insiden dengan Pemain Philadelphia Union

Arsenal dan Klub Besar Lain Sempat Memantau

Manchester City juga bukan satu-satunya klub yang tertarik. Bouaddi telah masuk radar sejumlah klub besar Eropa.

Arsenal termasuk klub yang disebut tertarik terhadap gelandang muda tersebut. Namun Manchester City bergerak lebih agresif.

The Citizens melihat peluang besar dan berusaha menyelesaikan kesepakatan sebelum persaingan semakin ketat.

BBC sebelumnya melaporkan Lille menilai Bouaddi sekitar €100 juta (£85,6 juta). Kini kesepakatan antara City dan Lille telah tercapai.

Baca Juga: Bola Panas Kasus Suap Menhut Raja Juli: Menguji Nyali KPK di Antara Bayang-Bayang Prabowo-Jokowi

Manchester City Sedang Membongkar dan Membangun Ulang Lini Tengah

Transfer Bouaddi tidak bisa dilepaskan dari perubahan besar di lini tengah Manchester City. Rodri pergi. Bernardo Silva juga meninggalkan klub. Tijjani Reijnders turut hengkang. Manchester City membutuhkan darah baru.

Mereka kemudian mendatangkan Elliot Anderson dan kini bergerak untuk Bouaddi. Laporan Guardian menyebut belanja City untuk dua gelandang tersebut mendekati £200 juta.

Ini menunjukkan betapa seriusnya Manchester City melakukan regenerasi. Mereka tidak ingin sekadar menambal lubang. Mereka ingin membangun lini tengah baru.

Baca Juga: Negara Hadir di Tengah Duka, TASPEN Gerak Cepat Serahkan Hak Rp283 Juta untuk Keluarga Almarhumah Guru Korban Kecelakaan KA

Tekanan Besar Menanti Bouaddi

Namun harga £85 juta juga berarti tekanan besar.Bouaddi masih 18 tahun. Ketika seorang pemain dibeli dengan harga puluhan juta pound, publik akan menuntut hasil cepat.

Setiap kesalahan akan dibandingkan dengan harga transfernya. Setiap pertandingan buruk akan kembali mengingatkan angka tersebut. Di sinilah tantangan terbesar Bouaddi.

Ia harus beradaptasi dengan intensitas Premier League, tuntutan taktik Manchester City, tekanan media, serta ekspektasi pendukung. Dan semua itu harus dilakukan ketika usianya baru 18 tahun.

Baca Juga: Nezar Patria Dorong UMKM Tak Sekadar Go Digital: Kini Harus Go Produktif dan Kompetitif

City Tidak Membeli Masa Kini Saja

Manchester City tampaknya melihat jauh ke depan. Bouaddi bukan sekadar solusi untuk satu musim.Ia merupakan investasi jangka panjang.

Jika berkembang sesuai harapan, City bisa memiliki gelandang bertahan yang mampu menjadi bagian penting tim selama bertahun-tahun.

Karena itu, harga €100 juta bukan hanya pembayaran untuk kemampuan Bouaddi hari ini.

Itu adalah harga untuk potensi masa depannya.

Baca Juga: Darurat Bek! Arsenal Resmi Datangkan Ezri Konsa, Langkah Strategis Pertahankan Gelar

Rekor Baru Segera Tercipta?

Jika seluruh proses transfer berjalan lancar, Bouaddi akan mencatatkan sejarah sebagai salah satu pemain remaja termahal yang pernah dibeli klub Premier League.

The Times menyebut transfer tersebut akan menjadikannya pemain remaja termahal dalam sejarah Premier League.

Angka tersebut sekaligus menunjukkan betapa tingginya kepercayaan Manchester City terhadap pemain asal Maroko tersebut.

Bayangkan: 18 tahun. Sudah tampil di Piala Dunia. Pernah bermain di Liga Champions. Dan kini dihargai hingga €100 juta.Perjalanan Bouaddi bergerak sangat cepat.

Baca Juga: Terusir dari Perang, Raksasa Ukraina Ini Resmi Jadikan Stamford Bridge Rumah Baru di Liga Champions!

Apakah Bouaddi Bisa Menjadi Pewaris Rodri?

Pertanyaan ini hampir tidak bisa dihindari. Rodri telah menjadi salah satu gelandang paling penting dalam sejarah Manchester City. Namun Bouaddi tidak harus menjadi Rodri kedua.

Ia harus menjadi dirinya sendiri. Profil permainan, pengalaman, dan perkembangan Bouaddi masih akan menentukan seperti apa kariernya di Etihad Stadium.

Manchester City tentu berharap investasi besar tersebut menghasilkan pemain yang mampu menjadi fondasi lini tengah mereka. Tetapi prosesnya tidak akan instan.

Baca Juga: Siap Meledak Bersama Garuda! Jordi Wehrmann Tebar Ancaman: 'Saya Bisa Bawa Sesuatu yang Hilang di Timnas Indonesia!'

£85 Juta Bisa Terlihat Murah atau Terlalu Mahal

Pada akhirnya, hanya waktu yang bisa menjawab apakah Manchester City mengambil keputusan tepat.

Jika Bouaddi berkembang menjadi gelandang kelas dunia, angka £85 juta mungkin beberapa tahun lagi akan terlihat murah.

Namun jika gagal beradaptasi, nominal tersebut akan terus menjadi beban psikologis. Itulah risiko membeli pemain muda dengan harga fantastis.

Manchester City tentu sudah menghitungnya. Mereka melihat sesuatu yang mungkin belum sepenuhnya terlihat oleh publik. Potensi.

Dan mereka rela membayar sangat mahal untuk mendapatkannya.

Baca Juga: Geger Ijazah Gibran, Pernyataan Ade Armando Bikin Polemik Pendidikan Wapres Kembali Memanas

Ayyoub Bouaddi, Proyek Masa Depan Manchester City

Dari Lille menuju Manchester. Dari pemain berusia 18 tahun menjadi salah satu transfer remaja paling mahal dalam sejarah Premier League.

Ayyoub Bouaddi kini berada di ambang babak baru kariernya.

Laporan terbaru menyebut ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis sebelum transfer resmi diselesaikan.

Jika semuanya berjalan lancar, Bouaddi segera mengenakan seragam Manchester City.

Dan ketika itu terjadi, satu pertanyaan besar akan mulai menghantui sepak bola Inggris:

Apakah Manchester City baru saja menemukan gelandang yang akan menjadi bintang besar Eropa berikutnya?

Untuk sekarang, satu hal sudah pasti.

Manchester City berani membayar sangat mahal untuk seorang pemain yang baru berusia 18 tahun.

Dan keberanian itu menunjukkan betapa besarnya keyakinan The Citizens terhadap masa depan Ayyoub Bouaddi.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman