Erick Thohir Puji Skuad Timnas Indonesia, Kluivert Puas dengan Pemain Baru dan Lama

AKURAT BANTEN - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan rasa puasnya terhadap pilihan pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, dalam pemanggilan pemain untuk dua laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C.
Pertandingan penting melawan China pada 5 Juni dan Jepang pada 10 Juni menjadi momen bagi Kluivert untuk mencoba beberapa wajah baru sekaligus pemain berpengalaman.
Baca Juga: Begini Tanggapan Gerald Vanenburg Usai Timnas Indonesia U-23 Segrup dengan Korsel
Dari total 30 pemain yang dipanggil, ada satu nama baru yang menarik perhatian, yaitu Beckham Putra. Selain itu, Kluivert juga memanggil sejumlah pemain lama yang sebelumnya absen di pemusatan latihan pertama, seperti Stefano Lilipaly, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Asnawi Mangkualam, dan Reza Arya.
Keenamnya sudah ikut bergabung dalam sesi latihan di Bali sejak pekan lalu, dan langsung mendapat perhatian khusus dari sang pelatih.
Erick menilai bahwa panggilan ini menunjukkan persaingan yang sehat di dalam tim. Ia menyatakan, “Sangat memuaskan,” saat ditemui wartawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. Menurutnya, tidak ada tempat yang aman bagi siapapun di skuad Garuda, bahkan untuk para pemain yang sudah biasa menjadi langganan panggilan.
Baca Juga: Timnas Basket U-16 Indonesia Libas Vietnam, Tiket FIBA Asia Cup di Tangan
“Kami ingin ada kompetisi yang ketat antar pemain. Tidak ada zona nyaman,” ujar Erick.
Hal ini tentu menjadi tanda positif bahwa Kluivert ingin membangun tim yang kuat dan solid dengan kedalaman skuad yang merata antara pemain inti dan cadangan.
Erick juga merasa tenang dengan kedalaman skuad saat ini, terutama menyikapi kemungkinan absennya beberapa pemain kunci. Sandy Walsh dan Eliano Reinjders dipastikan tidak bisa tampil, namun Kluivert memiliki opsi lain seperti Kevin Diks, Asnawi Mangkualam, dan Yakob Sayuri untuk posisi bek kanan.
Di sektor penjaga gawang, Emil Audero siap menggantikan Maarten Paes yang absen karena akumulasi kartu.
Baca Juga: Debut Jonatan Christie Berakhir Usai Kalah dari Malaysia di Singapore Open 2025
Selain itu, meski Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen juga tidak bisa dimainkan melawan China, Kluivert masih memiliki beberapa opsi seperti Beckham Putra, Stefano Lilipaly, Yakob Sayuri, dan Egy Maulana Vikry untuk mengisi lini tengah.
Erick optimistis dengan kedalaman tim yang kini sudah memiliki "dua kali 11 pemain" yang berkualitas, membuat timnas tidak lagi terlalu tergantung pada beberapa nama saja.
Baca Juga: Bantai Real Betis 4-1, Chelsea Berhasil Juarai Liga Konferensi Eropa 2025
“Kami dulu gampang pusing kalau ada satu atau dua pemain cedera. Sekarang, dengan dua penjaga gawang, ditambah Nadeo dan Reza Arya, kami cukup lega. Begitu juga di posisi bek kanan, kiri, dan tengah,” kata Erick mengakhiri pembicaraan.
Sikap optimis ini memberi angin segar bagi pendukung Garuda jelang dua laga penting nanti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 8Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 9Dokter Tifa Singgung Ancaman Penjara 7 Tahun di Sidang Ijazah Jokowi, Peringatan untuk Siapa?
- 10TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa






