Banten

Geger! CCTV Diduga Rekam Aksi Tak Senonoh 2 Pegawai Pemprov Sumbar, Ini Kata Sekda

Abdurahman | 25 Agustus 2026, 23:01 WIB
Geger! CCTV Diduga Rekam Aksi Tak Senonoh 2 Pegawai Pemprov Sumbar, Ini Kata Sekda
Fakta di balik viralnya rekaman tak senonoh yang diduga libatkan pegawai ASN di lingkungan Pemprov Sumbar ([email protected])

AKURAT BANTEN — Video rekaman kamera pengawas atau CCTV yang diduga memperlihatkan dua pegawai berseragam dinas melakukan tindakan tak senonoh di lingkungan kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) viral di media sosial.

Rekaman tersebut menjadi perhatian publik setelah beredar luas pada Senin, 24 Agustus 2026.

Dalam video yang beredar, tampak seorang pria dan seorang wanita mengenakan pakaian dinas berada di sebuah ruangan yang diduga merupakan bagian dari lingkungan kantor pemerintahan.

Potongan rekaman itu kemudian memicu berbagai spekulasi mengenai identitas kedua orang tersebut hingga lokasi dan waktu kejadian.

Namun, Pemprov Sumbar belum memastikan kebenaran seluruh informasi yang beredar di media sosial tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbar Arry Yuswandi menegaskan pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan fakta di balik video tersebut.

Video yang viral belum cukup untuk menjadi kesimpulan. Lokasi, waktu kejadian, hingga siapa orang di dalam rekaman masih harus dipastikan melalui pemeriksaan dan bukti pendukung.

Baca Juga: Kasus dr Icha Memanas! 3 Anggota DPRD TTU Resmi Jadi Tersangka Dugaan Intimidasi

CCTV Viral, Dua Pegawai Jadi Sorotan

Dugaan tindakan tak senonoh tersebut mencuat setelah rekaman CCTV beredar di media sosial.

Salah satu unggahan yang menjadi perhatian publik berasal dari akun Instagram @jejak.politisi pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Dalam unggahan tersebut disebutkan adanya dugaan kasus asusila yang melibatkan seorang pria dan wanita yang disebut-sebut merupakan pegawai atau ASN di lingkungan Pemprov Sumbar.

Meski demikian, informasi mengenai status kedua orang dalam rekaman tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Dalam video, seorang pria terlihat muncul dari balik pintu dan menghampiri seorang wanita.

Keduanya kemudian tampak berada di lokasi yang sama sebelum akhirnya meninggalkan ruangan.

Latar belakang tempat kejadian dalam rekaman disebut memperlihatkan foto Wakil Gubernur Sumbar.

Hal tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa video direkam di salah satu ruangan kantor dinas di lingkungan Pemprov Sumbar.

Namun, dugaan tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi.

Baca Juga: Terkuak Awal Mula Video Pengeroyokan Siswa SMA di Bener Meriah, Polisi Kini Tetapkan 2 Tersangka

Pemprov Sumbar Langsung Bergerak

Viralnya video tersebut membuat Pemprov Sumbar mengambil langkah dengan memanggil dua orang yang diduga berkaitan dengan rekaman CCTV.

Pemanggilan dilakukan untuk meminta keterangan dan menggali fakta mengenai peristiwa yang sebenarnya.

Informasi yang beredar menyebut penanganan kasus tersebut juga mendapat pengawalan dari tim yang melibatkan Sekda dan Inspektorat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan persoalan tidak hanya dinilai berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial.

Baca Juga: Terkuak Awal Mula Video Pengeroyokan Siswa SMA di Bener Meriah, Polisi Kini Tetapkan 2 Tersangka

Sekda Sumbar: Semua Harus Ditelusuri

Sekda Sumbar Arry Yuswandi mengatakan pihaknya baru menerima rekaman tersebut pada Senin, 24 Agustus 2026.

Setelah menerima video, Pemprov Sumbar kemudian mulai mengumpulkan informasi dan bukti pendukung.

Arry menegaskan pihaknya belum dapat memastikan kapan dan di mana peristiwa tersebut terjadi.

Begitu pula dengan identitas orang yang terlihat dalam rekaman.

Kami belum bisa memastikan lokasinya, kapan kejadiannya, dan siapa pelakunya. Apakah itu benar atau tidak, semuanya perlu ditelusuri.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Pemprov Sumbar masih berhati-hati dalam menyikapi video yang telanjur viral.

Pasalnya, video yang beredar di media sosial perlu diverifikasi secara menyeluruh sebelum dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran.

Baca Juga: ENR Jadi Tersangka, Pengemudi Outlander yang Diduga Mabuk Saat Tabrak Warga di Surabaya

Dua Pegawai Dipanggil untuk Dimintai Keterangan

Di tengah penyelidikan tersebut, dua orang yang diduga berada dalam rekaman CCTV telah dipanggil oleh Pemprov Sumbar.

Pemanggilan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mendapatkan penjelasan langsung dari pihak yang bersangkutan.

Dengan demikian, publik kini menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui apakah dugaan yang ramai diperbincangkan benar-benar sesuai dengan fakta.

Baca Juga: Viral Video Pengemudi Outlander di Surabaya, Usai Tabrak Warga hingga Tewas Malah Marah-Marah

Pemprov Sumbar Minta Warganet Tak Berspekulasi

Viralnya video membuat isu tersebut dengan cepat menyebar dan memunculkan beragam komentar di media sosial.

Namun, Arry meminta masyarakat dan warganet tidak terburu-buru membuat kesimpulan.

Ia berharap publik memberikan kesempatan kepada Pemprov Sumbar untuk melakukan penelusuran secara menyeluruh.

Pihak kami berharap semua pihak bisa bersabar, jangan sampai isunya melebar ke mana-mana.

Imbauan tersebut juga menjadi penting untuk mencegah penyebaran informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait identitas orang yang terdapat dalam rekaman.

Baca Juga: Gila! Manchester City Rogoh Rp1,5 Triliun untuk Pemain 18 Tahun, Siapa Ayyoub Bouaddi?

Jika Terbukti, Sanksi Tegas Disiapkan

Pemprov Sumbar menegaskan tidak akan menoleransi pelanggaran etika maupun disiplin apabila dugaan tersebut nantinya terbukti.

Sanksi akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku setelah proses pemeriksaan dan penelusuran selesai.

Artinya, untuk saat ini kasus tersebut masih berada dalam tahap pendalaman.

Belum ada kesimpulan resmi bahwa kedua orang dalam video benar melakukan tindakan asusila sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

Kasus ini menjadi perhatian karena rekaman tersebut diduga memperlihatkan orang berseragam dinas di sebuah ruangan yang disebut-sebut berada di lingkungan pemerintahan.

Namun, Pemprov Sumbar memilih tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan.

Fokus utama saat ini adalah memastikan keaslian video, lokasi kejadian, waktu peristiwa, serta identitas orang yang terekam CCTV.

Hasil pemeriksaan Pemprov Sumbar nantinya akan menjadi penentu apakah dugaan pelanggaran tersebut terbukti atau justru terdapat fakta lain di balik video yang telanjur viral.

Untuk sementara, publik diminta menahan spekulasi dan menunggu keterangan resmi Pemprov Sumbar.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman