Korban Jiwa Latsarmil SPPI Bertambah Jadi Empat! Kemhan Lakukan Evaluasi Total

AKURAT BANTEN – Jumlah peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) kembali bertambah.
Korban terbaru adalah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, peserta Program SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026.
Dengan meninggalnya Rifki, total peserta SPPI yang wafat selama menjalani pendidikan dasar militer kini menjadi empat orang.
Sebelumnya, tiga peserta lain yang lebih dulu meninggal dunia adalah Novia Rahmadhani Sihotang, Anisa Muyassaroh, dan Yonanda Muhammad Taufiq.
Peristiwa tersebut kembali memicu perhatian publik terhadap pelaksanaan program pendidikan yang menjadi bagian dari pembentukan calon penggerak pembangunan di berbagai daerah.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjelaskan bahwa Rifki mulai mengalami gangguan kesehatan pada 25 Juni 2026. Keluhan awal yang dirasakan berupa sesak napas sehingga tim kesehatan di satuan pendidikan langsung memberikan penanganan pertama.
Setelah kondisinya sempat membaik, Rifki kembali mengikuti aktivitas pendidikan. Namun, pada sore hari kesehatannya kembali menurun sehingga diputuskan untuk segera dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Esnawan Antariksa guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.
Menurut keterangan resmi Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, tim dokter telah memberikan perawatan maksimal, termasuk menempatkan Rifki di ruang Intensive Care Unit (ICU).
Meski berbagai tindakan medis telah dilakukan, nyawa Rifki tidak berhasil diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia pada 26 Juni 2026 pukul 00.28 WIB.
Baca Juga: Netanyahu Diteriaki 'Mundur!' Saat Hadiri Wisuda Militer, Krisis Politik Israel Memanas
Lolos Tes Kesehatan Sebelum Mengikuti Pendidikan
Kemhan menegaskan bahwa sebelum mengikuti Program SPPI, Rifki telah melalui seluruh tahapan seleksi yang berlaku.
Salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan yang menyatakan dirinya memenuhi syarat untuk mengikuti pendidikan dan latihan dasar militer.
Pihak kementerian juga memastikan telah memberikan pendampingan kepada keluarga almarhum, mulai dari proses pemulangan jenazah ke daerah asal hingga membantu pemenuhan hak-hak peserta sesuai ketentuan yang berlaku.
Kemhan Lakukan Evaluasi Total Program SPPI
Meninggalnya empat peserta dalam rentang pelaksanaan program mendorong Kementerian Pertahanan bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program SPPI.
Evaluasi tersebut akan difokuskan pada berbagai aspek penting, mulai dari penyempurnaan proses seleksi kesehatan calon peserta, peningkatan deteksi dini terhadap kondisi medis, hingga pengawasan kesehatan yang lebih ketat selama pendidikan berlangsung.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penelusuran terhadap peserta lain yang memiliki keluhan kesehatan serupa serta memperbaiki prosedur penanganan medis di seluruh satuan pendidikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Baca Juga: Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli, Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masuk Babak Baru
Langkah evaluasi ini diharapkan mampu meningkatkan standar keselamatan peserta tanpa mengurangi tujuan utama Program SPPI dalam mencetak sumber daya manusia yang siap berkontribusi bagi pembangunan nasional. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Hari ke-14 SAR KM Virgo Transport 8, TNI AL Ungkap Bahaya yang Dihadapi 45 Penyelam
- 10Hari ke-14 SAR KM Virgo Transport 8, Tim Gabungan Evakuasi 4 Jenazah Korban







