RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Akui Sejumlah Fasilitas Perlu Pembenahan, Masukan Publik Jadi Bahan Evaluasi

AKURAT BANTEN - Manajemen RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang menyatakan berbagai kritik dan masukan masyarakat terkait pelayanan maupun kondisi fasilitas rumah sakit menjadi bagian dari evaluasi internal yang terus dilakukan.
Sebagai rumah sakit rujukan terbesar milik Pemerintah Kabupaten Serang, RSDP setiap hari melayani ratusan pasien dari berbagai wilayah di Banten. Tingginya jumlah kunjungan tersebut diakui menjadi tantangan dalam menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan sarana dan prasarana tetap dalam kondisi baik.
Direktur RSDP, dr. Rachmat Setiadi, mengatakan pihaknya tidak menutup mata terhadap berbagai keluhan yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, sejumlah fasilitas memang membutuhkan perawatan dan pembaruan secara berkala agar pelayanan dapat berjalan optimal.
Baca Juga: Sempat Buron, Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK Usai OTT Imigrasi Jakarta Barat
"Setiap masukan dari masyarakat menjadi perhatian kami. Rumah sakit terus melakukan evaluasi terhadap fasilitas maupun sistem pelayanan agar kebutuhan pasien dapat terlayani secara maksimal," kata Rachmat.
Ia menegaskan, kritik yang disampaikan masyarakat dipandang sebagai bagian dari kontrol publik yang dapat membantu rumah sakit melakukan pembenahan dan peningkatan mutu layanan kesehatan.
Di tengah tingginya beban pelayanan, RSDP masih menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama di Provinsi Banten yang menangani berbagai layanan medis, mulai dari pelayanan dasar hingga kasus-kasus rujukan yang memerlukan penanganan dokter spesialis dan subspesialis.
Baca Juga: OTT KPK Seret Kepala Imigrasi Jakarta Ronald Amran, Dugaan Suap Pengurusan KITAP dan KITAS Terungkap
Selain melakukan pemeliharaan fasilitas, rumah sakit juga disebut terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan peningkatan standar pelayanan.
"Selain pelayanan rawat inap dan rawat jalan, rumah sakit juga terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan melalui pelatihan dan penguatan standar pelayanan," ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Serang, Supiyanto, menilai rumah sakit pemerintah yang melayani pasien dalam jumlah besar hampir selalu menghadapi tantangan dalam pemeliharaan fasilitas maupun pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan.
Baca Juga: Bakar Lilin di Depan Taman Gajah, Mahasiswa Desak Presiden Usut Tuntas Dugaan Persoalan di BGN
Menurutnya, yang terpenting bukan semata munculnya keluhan, melainkan bagaimana setiap persoalan yang ditemukan dapat ditindaklanjuti menjadi langkah perbaikan.
"Rumah sakit rujukan dengan volume pasien yang tinggi tentu menghadapi tantangan yang tidak ringan. Yang penting adalah setiap masukan dari masyarakat ditindaklanjuti menjadi perbaikan yang nyata sehingga kualitas pelayanan terus meningkat," kata Supiyanto.
Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kanal pengaduan dan penyampaian aspirasi yang tersedia agar persoalan yang ditemukan di lapangan dapat segera diketahui dan ditangani oleh manajemen rumah sakit.
Baca Juga: Setelah Dadan Hindayana, Kejagung Tahan Dua Mantan Wakil Kepala BGN Sonjaya dan Lodewyk Pusung
"Kritik dan saran dari masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya memperbaiki pelayanan publik. Dengan komunikasi yang baik, perbaikan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," pungkasnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 7Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 8Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 9Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'











