Trump Klaim AS Bisa Habisi Semua Target Iran, NATO Malah Disebut Tak Membantu

AKURAT BANTEN - Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pihaknya hanya memerlukan waktu dua minggu untuk menyerang "setiap target" di Iran.
Trump juga menilai Iran "telah dikalahkan secara militer."
Trump turut menyebut NATO sebagai "macan kertas" dan menuding sekutu-sekutu Washington tidak memberikan dukungan dalam kampanye menghadapi Teheran.
Pernyataan itu muncul setelah Iran dilaporkan memberikan respons terhadap proposal terbaru AS terkait upaya mengakhiri konflik yang pecah sejak 28 Februari akibat serangan AS dan Israel ke Iran.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Dibayangi Perang Iran dan Harga Tiket Gila-Gilaan, FIFA Mulai Panik?
"Mereka telah dikalahkan secara militer. Dalam pikiran mereka sendiri, mungkin mereka tidak menyadarinya. Tapi saya rasa mereka menyadarinya," kata Trump.
"Itu tidak berarti mereka sudah tamat," tambahnya.
Trump kemudian menyebut militer AS mampu melanjutkan selama dua minggu lagi dan menyerang setiap target.
Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Iran Beri Peringatan Keras Negara Pendukung AS soal Selat Hormuz
"Kami memiliki target-target tertentu yang kami inginkan, dan kami mungkin telah menyelesaikan 70 persen di antaranya, tetapi kami memiliki target lain yang mungkin dapat kami serang," papar Trump.
"Tetapi bahkan jika kita tidak melakukan itu, Anda tahu, itu hanya akan menjadi sentuhan akhir," imbuhnya.
Saat membahas NATO, Trump menilai aliansi tersebut "telah terbukti sebagai macan kertas. Mereka tidak ada di sana untuk membantu."
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti





