Isu Fusi Gerindra dan NasDem Dibantah Keras Elite Parlemen, Publik Diminta Tak Berspekulasi

AKURAT BANTEN - Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa kabar mengenai rencana penggabungan partai dengan Partai NasDem tidak memiliki dasar yang jelas.
Ia menegaskan bahwa hingga kini tidak pernah ada dialog, baik formal maupun informal, yang membahas kemungkinan tersebut di antara kedua pihak.
“Ya, seperti yang disampaikan oleh NasDem bahwa itu kita tidak pernah ada pembicaraan seperti itu,” ujar Dasco.
Baca Juga: BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Benarkah Tak Goyang Inflasi? Ini Penjelasannya
Menurutnya, kemunculan isu ini justru menimbulkan tanda tanya di internal partai karena tidak ada komunikasi sebelumnya yang mengarah ke wacana tersebut.
“Kita juga begitu dengar juga kita bingung sebenarnya dari mana,” katanya.
Pernyataan ini sekaligus merespons spekulasi yang berkembang setelah pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh beberapa waktu lalu yang sempat memicu berbagai tafsir politik.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Mendidih! Ketegangan Selat Hormuz Memanas usai Isu Trump Sita Kapal Iran
Dasco menilai klarifikasi yang telah lebih dulu disampaikan oleh pihak NasDem sudah cukup menjelaskan situasi yang sebenarnya kepada publik.
“Tapi karena NasDem juga sudah duluan menjelaskan karena subjeknya NasDem, ya kita pikir sudah cukup,” tandasnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPR yang juga menjabat Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustopa turut memberikan penjelasan serupa terkait isu yang beredar.
Baca Juga: Diduga Gegara Bakar Sampah Sembarangan, Bengkel di Cengkareng Ludes Dilahap Api
Ia mengungkapkan bahwa dirinya juga merasa terkejut saat pertama kali mendengar kabar mengenai kemungkinan fusi antara kedua partai tersebut.
“Ya, ini juga saya baru kaget juga ya, baru apa mencuat terkait dengan soal isu fusi ya,” kata Saan.
Ia menambahkan bahwa dalam terminologi politik, istilah yang tepat adalah fusi, bukan merger atau akuisisi seperti yang banyak disebutkan.
Baca Juga: BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Benarkah Tak Goyang Inflasi? Ini Penjelasannya
Saan menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada pembahasan khusus di internal partainya terkait rencana tersebut.
Ia menjelaskan bahwa fokus utama NasDem saat ini masih pada penguatan internal dan konsolidasi organisasi di berbagai tingkatan.
“Kita bahkan belum (bahas di internal), belum ada hal yang khusus terkait dengan fusi itu,” ujarnya.
Baca Juga: BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Benarkah Tak Goyang Inflasi? Ini Penjelasannya
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa prioritas partai saat ini adalah memperkuat struktur dari pusat hingga daerah agar lebih solid menghadapi dinamika politik ke depan.
Dengan demikian, baik Gerindra maupun NasDem sama-sama memastikan bahwa isu fusi yang beredar tidak lebih dari spekulasi tanpa dasar yang jelas.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan








