Italia Geram! Soal Donald Trump Serang Paus Leo XIV, Hubungan Diplomatik Terancam?

AKURAT BANTEN - Ketegangan diplomatik kembali mencuat setelah pernyataan keras Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyerang pemimpin Gereja Katolik, Paus Leo XIV.
Pernyataan Trump tersebut memicu reaksi global, termasuk kecaman tegas dari pemerintah Italia.
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, merespons kritik Trump dengan nada keras.
Baca Juga: Anggaran BBM Tembus Rp178,45 Miliar, Pemkot Tangerang Klaim WFH Jadi Solusi Efisiensi
Menurut Meloni, sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik di Vatikan, Paus memiliki tanggung jawab moral untuk mengutuk perang dan mendorong dialog damai. Pernyataan ini menjadi sorotan karena Meloni selama ini dikenal memiliki hubungan politik yang cukup dekat dengan Trump.
Menariknya, dukungan terhadap Paus tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari berbagai spektrum politik di Italia.
Baik pihak koalisi maupun oposisi kompak mengecam pernyataan Trump, menunjukkan betapa sensitifnya isu agama Katolik di negara tersebut.
Baca Juga: Update BPS 2026: 11 Ribu Penerima Bansos Dicoret Akibat 'Inclusion Error', Apa Itu?
Perseteruan ini berawal dari kritik Paus terhadap kebijakan luar negeri Trump, khususnya terkait meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Paus menyoroti rencana blokade Selat Hormuz oleh Angkatan Laut AS sebagai langkah berbahaya yang dapat memicu konflik lebih luas.
Selain itu, Paus juga mengecam pernyataan Trump yang dianggap mengancam keberlangsungan peradaban Iran.
Baca Juga: Sindiran Tajam Peter F Gontha, 10 Tahun Berkuasa Isu Ijazah Joko Widodo Tak Kunjung Reda!
Dalam kunjungannya ke Castel Gandolfo, ia menyebut retorika tersebut sebagai tindakan sembrono yang tidak mencerminkan kepemimpinan global yang bertanggung jawab.
Tak tinggal diam, Trump melontarkan balasan melalui platform Truth Social. Dalam unggahannya, ia menyebut Paus sebagai sosok yang lemah dan tidak kompeten dalam urusan kebijakan luar negeri.
Trump juga menyarankan agar Paus fokus pada urusan gereja dan tidak terlibat dalam politik global.
Baca Juga: Terjebak di 'Mulut Naga': Alasan Tak Terduga Iran Belum Lepas 2 Kapal Raksasa Pertamina
Kontroversi semakin memanas ketika ia sempat mengunggah gambar dirinya menyerupai figur religius, yang kemudian dihapus dan diklaim sebagai kesalahpahaman.
Menyusul unggahan Trump tersebut, Meloni mengeluarkan pernyataan tegas pada Senin (13/4/2026).
"Saya menganggap perkataan Presiden Trump terhadap Bapa Suci tidak dapat diterima." ungkap Meloni.
Baca Juga: Gencatan Senjata Paskah Kembali Retak, Ukraina dan Rusia Saling Klaim Ribuan Pelanggaran
Menanggapi serangan tersebut, Paus Leo XIV menegaskan bahwa seruan perdamaian yang ia sampaikan berakar dari ajaran Injil, bukan kepentingan politik. Ia juga menegaskan tidak gentar menghadapi tekanan dari pihak mana pun, termasuk pemerintahan AS.
Konflik ini bukan sekadar perang kata-kata, tetapi juga berpotensi memengaruhi hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Italia.
Isu ini menjadi ujian bagi stabilitas hubungan transatlantik, terutama di tengah situasi geopolitik yang semakin kompleks. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









