Tragis! Bocah 9 Tahun Hanyut di Sungai Ciujung-Serang, Tim SAR Kerahkan Penyelaman hingga Penyisiran Darat

AKURAT BANTEN - Tim pencarian dan pertolongan tengah bekerja keras menemukan seorang bocah bernama Kevin (9) yang dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Ciujung, Kabupaten Serang, Banten, pada Kamis siang. Insiden yang membuat warga sekitar heboh itu memicu operasi pencarian gabungan yang hingga malam hari masih terus berlangsung.
Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan peristiwa bermula ketika Kevin bermain air di tepi sungai bersama beberapa temannya. Cuaca cerah membuat anak-anak itu berlarian dan bermain tanpa menyadari derasnya arus Ciujung yang belakangan meningkat.
Baca Juga: Banjir–Longsor Lumpuhkan Ekonomi Lokal, OJK Turun Tangan Beri Relaksasi Kredit
"Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Korban saat itu sedang bermain di pinggir sungai, lalu mencoba berenang lebih ke tengah," ujar Rizky.
Ia menjelaskan, arus sungai yang kuat membuat bocah tersebut kehilangan kendali. Kevin terseret beberapa meter sebelum akhirnya tak terlihat lagi oleh teman-temannya.
Melihat Kevin terbawa arus, anak-anak lain langsung panik dan berlari ke permukiman untuk meminta pertolongan warga. Sejumlah warga sempat mencoba melakukan pencarian awal, namun upaya itu tidak membuahkan hasil.
Baca Juga: Dishub Klaim Penumpang Si Benteng Meningkat, DPRD Soroti Pengawasan dan Efektivitas Trayek
Informasi mengenai kejadian ini kemudian diteruskan anggota BPBD Kabupaten Serang kepada petugas siaga SAR. Laporan resmi masuk pada pukul 13.17 WIB, memicu pengerahan tim penyelamat ke lokasi.
Tim gabungan SAR, BPBD, relawan, dan aparat desa tiba di area kejadian sekitar pukul 14.30 WIB. Setibanya di lokasi, mereka langsung melakukan koordinasi lapangan untuk membagi sektor pencarian.
"Tim masih menyisir aliran sungai dari titik jatuhnya korban. Kami menggunakan perahu karet dan alat pencarian permukaan, sekaligus menurunkan personel untuk pemantauan dari tepi sungai," kata Rizky.
Baca Juga: Kisah Pilu Novia Nurwana, Ibu Hamil 8 Bulan yang Tewas dalam Kebakaran di Terra Drone
Hingga petang, proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat, pemantauan visual, serta rencana penyelaman jika kondisi arus memungkinkan. Warga sekitar juga ikut membantu memberikan informasi tambahan terkait karakter aliran sungai di wilayah tersebut.
Upaya pencarian direncanakan terus dilanjutkan hingga kondisi memungkinkan, mengingat arus Sungai Ciujung yang masih cukup kuat. Tim SAR mengimbau masyarakat agar menjauhi bantaran sungai yang berarus deras, terutama anak-anak, untuk mencegah kejadian serupa terulang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik




