Banten

Sinyal Bahaya: Pertalite FIX Dihapus 2026? Ini Dia BBM Pengganti yang Bikin Geger!

Saeful Anwar | 8 Desember 2025, 09:01 WIB
Sinyal Bahaya: Pertalite FIX Dihapus 2026? Ini Dia BBM Pengganti yang Bikin Geger!

Jutaan Pengendara Wajib Tahu! Jangan Kaget Harga BBM Langsung Melonjak di SPBU

AKURAT BANTEN-Wacana penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite (RON 90) bukan lagi isapan jempol. Meskipun sempat timbul tenggelam, sinyal terbaru dari pemerintah dan Pertamina mengarah pada satu titik: Pertalite akan 'pensiun' total, dan tahun 2026 menjadi titik krusialnya.

Kebijakan ini diprediksi akan menjadi salah satu langkah paling masif di sektor energi, yang tak terhindarkan lagi akan mengguncang kantong jutaan masyarakat Indonesia. Apa alasan di baliknya, dan apa BBM pengganti yang disiapkan? Mari kita bedah tuntas!

Mengapa Pertalite Harus Disuntik Mati?
Keputusan untuk menghapus BBM bersubsidi seperti Pertalite didasarkan pada dua pilar utama yang tak bisa ditawar: Lingkungan dan Efisiensi Anggaran.

1. Perang Melawan Polusi Udara
Pertalite dengan nilai oktan (RON) 90 dianggap sudah tidak relevan dengan standar kualitas udara global, terutama dengan lonjakan polusi di kota-kota besar.

Standar Global: Negara maju umumnya telah beralih ke BBM dengan oktan minimal RON 92. Indonesia didorong untuk mengikuti standar Euro 4 yang membutuhkan BBM dengan kualitas oktan lebih tinggi.

Mengurangi Emisi: BBM beroktan rendah menghasilkan emisi gas buang yang lebih tinggi. Penghapusan Pertalite adalah langkah nyata menuju target Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

2. Subsidi Tidak Tepat Sasaran
Subsidi BBM yang melekat pada barang (Pertalite) terbukti dinikmati juga oleh kelompok masyarakat mampu. Penghapusan ini membuka jalan untuk:

Pengalihan Subsidi: Pemerintah berencana mengalihkan subsidi langsung ke penerima yang berhak (direct subsidy), agar anggaran negara lebih efisien dan tepat sasaran.

Mengurangi Impor: Ketergantungan pada impor BBM juga menjadi beban. Peralihan ke BBM campuran seperti Bioetanol (Pertamax Green) diharapkan dapat menekan angka impor.

Bintang Baru di SPBU: Pertamax Green 92 Pengganti Pertalite

Jika Pertalite menghilang, apa yang akan mengisi tangki kendaraan Anda? Jawabannya hampir pasti adalah Pertamax Green 92.

Ini bukan sekadar nama baru, melainkan BBM dengan formula yang ditingkatkan:
1. Pertalit, dengan nilai oktan (RON) 90 disebut kandungan bensin, mempunyai status, BBM Penugasan, Dampak ke Pengendara Mesin lebih bersih & efisien.Lebih ramah lingkungan, Berpotensi dijual dengan harga keekonomian.
2. Pertamak Green 92, dengan nilai oktan (RON) 92, disebut kandungan Bensin + Etanol 7% (E7), mempunyai status, BBM Non-Penugasan/Kompetitif, Dampak ke Pengendara Mesin lebih bersih & efisien.Lebih ramah lingkungan, Berpotensi dijual dengan harga keekonomian.


Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM dan jajaran Pertamina telah berulang kali menyebut tahun 2026 sebagai target peluncuran masif dan penghapusan total Pertalite, sebagai bagian dari tahapan transisi Program Langit Biru.

Peringatan Kritis: Pada fase transisi 2026, pemerintah mungkin akan memainkan peran penting dalam menekan harga Pertamax Green 92 agar tidak terlalu jauh dari harga Pertalite saat ini. Namun, harga jangka panjangnya akan sangat bergantung pada harga minyak mentah dunia dan besaran subsidi yang dialokasikan!

Dampak dan Skenario Terburuk yang Harus Disiapkan Pengendara
Penghapusan Pertalite akan memberikan efek domino pada berbagai sektor.

Skenario Harga: Kenaikan Tak Terhindarkan
Saat ini, Pertalite dijual seharga Rp10.000/liter. Pertamax Green 92, meskipun disubsidi, diperkirakan akan memiliki harga awal di atas harga Pertalite saat ini, meski tidak setinggi Pertamax biasa (RON 92).

Jangka Pendek (2026): Pemerintah akan mencari skema agar selisih harga Pertalite dan Pertamax Green 92 tidak terlalu jauh agar masyarakat tidak "syok".

Jangka Panjang (Pasca-Subsidi): Jika subsidi benar-benar dicabut di masa depan, harga Pertamax Green 92 bisa meroket mengikuti harga keekonomian, yang akan memicu inflasi di seluruh sektor.

Kesulitan Logistik dan Transisi
Penggantian secara nasional membutuhkan kesiapan infrastruktur dan distribusi yang masif, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Jika pasokan Pertamax Green 92 tidak mencukupi saat Pertalite hilang, potensi kelangkaan BBM adalah ancaman nyata.

Kesiapan Kendaraan Rakyat
Jutaan sepeda motor dan mobil lama yang selama ini mengandalkan Pertalite harus dipastikan dapat beroperasi optimal dengan RON 92. Untungnya, peningkatan dari RON 90 ke RON 92 umumnya tidak menimbulkan masalah besar pada mesin modern.

Kapan Keputusan Final Diumumkan?
Meskipun wacana Pertalite dihapus 2026 sudah kuat, keputusan final masih berada di tangan pemerintah, khususnya Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan.

Publik kini menanti dua hal penting:

Kepastian Tanggal Resmi: Kapan Pertalite benar-benar berhenti dijual? Apakah bertahap atau serentak?

Skema Subsidi Pengganti: Bagaimana mekanisme penyaluran subsidi langsung kepada masyarakat miskin yang selama ini menggunakan Pertalite?

Intinya, lonceng kematian Pertalite sudah berdentang. Bagi Anda pengendara setia, bersiaplah. Tahun 2026 bukan hanya tentang BBM baru, tapi juga tentang penyesuaian anggaran yang harus segera Anda lakukan (**)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman