Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: 20 Persen Tubuh Meleleh Akibat Kimia Asam Kuat, Akankah Kembali Normal?

AKURAT BANTEN – Tragedi memilukan menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus (Ayi). Setelah menjadi korban penyiraman zat berbahaya, kini tabir kondisi medisnya mulai terungkap.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membawa kabar mengejutkan usai menemui tim dokter spesialis di Rumah Sakit Cipta Mangun Kusumo (RSCM), Jakarta.
Pernyataan medis yang keluar menggambarkan betapa kejinya serangan tersebut.
Bukan sekadar air keras biasa, zat yang menghantam tubuh Ayi dikonfirmasi sebagai zat kimia asam kuat yang menghancurkan jaringan kulit seketika.
20 Persen Tubuh Terdampak: Perjuangan Melawan Luka Bakar Kimiawi
Berdasarkan data medis terakhir, setidaknya 20 persen area tubuh Andrie Yunus mengalami luka bakar kimiawi yang serius.
Angka ini bukan sekadar statistik; itu berarti seperlima tubuh sang aktivis harus melewati proses regenerasi yang menyakitkan.
Tim dokter dari berbagai spesialis—mulai dari ahli luka bakar hingga dokter mata—kini sedang bekerja ekstra keras untuk menyelamatkan fungsi organ luar dan dalam korban.
Komnas HAM menegaskan bahwa mereka memantau ketat setiap langkah medis, baik dampak fisik maupun trauma psikis yang dialami Ayi.
Baca Juga: Terkuak! Dokter Tifa Ungkap Detik-Detik Dihampiri 2 Sosok Misterius di Polda: 'Saya Dipaksa Damai?'
Akankah Kembali Normal? Vonis Pemulihan Hingga 2 Tahun
Pertanyaan besar mengenai apakah Ayi bisa kembali beraktivitas seperti sediakala masih menyisakan tanda tanya besar. Proses untuk "kembali normal" ternyata tidak bisa instan.
Operasi Berkelanjutan: Dalam 6 bulan pertama, fokus utama tim medis adalah serangkaian operasi untuk menangani kerusakan jaringan kulit akibat asam kuat.
Masa Pemulihan Panjang: Estimasi medis menunjukkan bahwa Ayi membutuhkan waktu antara 6 bulan hingga 2 tahun untuk pemulihan total.
Ini adalah perjalanan panjang yang penuh tantangan bagi seorang pejuang HAM.
Misteri Penglihatan: Antara Harapan dan Ketidakpastian
Bagian yang paling mencemaskan adalah kondisi mata Andrie Yunus.
Hingga saat ini, tim medis RSCM masih melakukan analisis mendalam dan belum berani memberikan kesimpulan akhir.
"Pihak rumah sakit masih menganalisis perkembangan kondisi mata Saudara Ayi.
Mereka belum bisa menyimpulkan apakah mengalami penurunan atau peningkatan; kemungkinannya masih sama-sama besar," ungkap perwakilan Komnas HAM.
Ketidakpastian ini menambah daftar panjang penderitaan yang harus dipikul oleh korban.
Baca Juga: Kapan PNS dan Pegawai Swasta Mulai WFH Lagi? Ini Penjelasan Lengkap Airlangga Hartarto
Serangan Terhadap Kemanusiaan
Kasus Andrie Yunus bukan hanya soal luka fisik, melainkan simbol ancaman nyata terhadap kebebasan berpendapat di Indonesia.
Publik kini mendesak transparansi penuh dalam proses hukum agar pelaku penyiraman zat asam kuat ini segera tertangkap.
Sementara itu, doa dan dukungan terus mengalir untuk Ayi yang kini masih berbaring di bangsal perawatan RSCM, bertaruh nyawa melawan sisa-sisa zat kimia yang masih membekas di tubuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 6Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 7Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 8Terungkap di Sidang MK, Bawaslu Sempat Terkendala Akses Data Pendidikan Gibran
- 9Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'










