DONGKEL JENDELA! Rumah Tokoh Agama di Pondok Aren Disatroni Maling, Dokumen Penting dan Ratusan Ribu Rupiah Raib

AKURAT BANTEN – Kediaman tokoh agama terkemuka di Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan, KH. Rahmatullah (Ustad Rohmat), disatroni maling pada Minggu dini hari (16/11/2025).
Pelaku yang terekam jelas oleh CCTV berhasil menggondol sebuah tas berisi dokumen penting dan uang tunai senilai Rp700.000.
Peristiwa ini menjadi sorotan tajam karena terjadi di tengah masifnya program Siskamling Terpadu yang dicanangkan oleh Polda Metro Jaya di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Baca Juga: BAU BUSUK BBM SUBSIDI! Polisi Gerebek Gudang Raksasa Di Bangka, Amankan 42 Ton & 5 Pengusaha Nakal
Modus dan Waktu Kejadian
Menurut keterangan Nimatu, putri dari KH. Rahmatullah, aksi pencurian terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Pelaku sempat mencoba mencongkel jendela utama rumah, namun gagal.
"Sempat dongkel jendela rumah, tapi nggak jadi. Akhirnya, pelaku masuk ke ruang sekretariat yayasan," kata Nimatu, membenarkan modus pelaku.
Pelaku kemudian berhasil mengambil tas milik Irfan Komarudin, tamu dari Yayasan Al-Ijtihadul Islamiyah As-Sa'adah, yang terletak di Jurang Mangu Barat, RT 03/02.
Isi Tas yang Hilang dan Ciri-ciri Pelaku
Tas yang digondol maling tersebut berisikan:
- Dompet
- KTP, SIM, ATM
- STNK motor, kunci motor, kunci rumah
- Uang tunai Rp700.000
Berbagai surat dan dokumen penting lainnya.
Aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV).
Dalam rekaman, terlihat pelaku beraksi seorang diri dengan ciri-ciri khusus:
- Mengenakan celana training panjang.
- Memakai kaus kuning mencolok.
- Menggunakan penutup wajah dan penutup kepala untuk menyamarkan identitas.
Baca Juga: Rp3,5 Triliun Dibalikin ke Kas Negara! Menkeu Purbaya Bongkar 'Dosa' K/L: Ada yang Sudah Menyerah..
Ironi Siskamling di Jurangmangu Barat
Nimatu menjelaskan bahwa peristiwa kemalingan ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian melalui layanan telepon.
Namun, kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan warga terkait efektivitas pengamanan lingkungan.
"Kondisi ini sangat mengenaskan," ujar warga setempat yang enggan disebut namanya. "Apalagi terjadi di tengah gencarnya program Siskamling Terpadu yang digagas Polda Metro Jaya."
Diketahui, Kota Tangsel merupakan salah satu wilayah yang memiliki jumlah posko Siskamling terbanyak, mencapai 328 posko.
Meskipun program ini dinilai efektif di banyak tempat, keberadaan Siskamling Terpadu nyatanya masih belum dirasakan dampaknya oleh warga di Jurang Mangu Barat.
Kejadian ini menjadi alarm keras bagi aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi dan mengintensifkan patroli, khususnya di lingkungan padat penduduk yang menjadi target para pelaku kejahatan.
Kepolisian diharapkan dapat segera menangkap pelaku berdasarkan bukti rekaman CCTV yang ada (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan





