BNK Tangerang Petakan OPD Rawan Penyalahgunaan Narkoba, Dishub dan BPBD Masuk Daftar

AKURAT BANTEN - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang menemukan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai rawan terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Kepala BNK Tangerang, Dedi Sutardi, mengatakan pihaknya tengah melakukan deteksi dini untuk memetakan potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan kedinasan pemerintah daerah.
"Survei pertama itu tentang pemahaman bahaya narkoba kepada ASN, sampai kita mendapatkan kesimpulan," kaya Dedi, dikutip Rabu (12/11/2025).
Baca Juga: Prabowo dan PM Australia Sepakati Kerja Sama Keamanan untuk Perkuat Stabilitas Kawasan
Berdasarkan hasil sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub), dan UPT Dinas Bina Marga termasuk dalam kategori OPD yang paling berisiko tinggi terhadap penyalahgunaan narkotika.
"Kita bisa mengindikasikan dinas-dinas tertentu, misalnya Dishub, Damkar," jelasnya.
Ia menjelaskan, pemetaan kerawanan dilakukan melalui survei terhadap pemahaman ASN mengenai bahaya narkoba serta pola kerja pegawai, terutama yang banyak beraktivitas di lapangan.
"Dilihat juga dari cara kinerjanya itu, saya contohkan Dishub, orang-orang lapangan kaya UPTD Binamarga," jelasnya.
Dedi menegaskan, hasil survei tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan tes urine ASN secara berkala di OPD yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.
"Ini juga menjadi catatan yang bagus bahwa BNK perlu melakukan upaya meningkatkan tes urine untuk bidang-bidang tertentu," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Cole Palmer Lagi-Lagi Tak Bisa Bela Inggris, Begini Respons Thomas Tuchel
- 10Gol Kemenangan Berujung Petaka, Mbappé Cedera dan Harus Pulang ke Madrid: Ada Apa dengan Lututnya?







