Prabowo Dorong Percepatan Energi Bersih, Pemerintah Siapkan Penggantian PLTD dengan PLTS dan Panas Bumi

AKURAT BANTEN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat transisi menuju energi bersih di Indonesia.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah secara bertahap mematikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang selama ini masih bergantung pada bahan bakar solar.
Dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden Republik Indonesia, pemerintah berencana mengganti pembangkit tersebut dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga: Prabowo Siapkan Inpres Khusus untuk Selamatkan Gajah Sumatra dan Borneo yang Terancam Punah
Alternatif yang akan dioptimalkan antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta pemanfaatan energi panas bumi atau geothermal yang potensinya cukup besar di Indonesia.
Menurut Bahlil, langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu, pasokan energi berbasis fosil dinilai memiliki risiko ketergantungan yang tinggi.
Oleh karena itu, pengembangan energi baru terbarukan menjadi salah satu solusi yang diprioritaskan.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa proses peralihan ini tidak akan dilakukan secara tiba-tiba.
Baca Juga: Pesawat Kargo Rusia Kirim 13 Ton Obat ke Iran di Tengah Konflik dan Blokade
Bahlil menjelaskan bahwa pelaksanaannya akan dilakukan secara paralel, di mana PLTD baru akan dimatikan setelah pembangkit energi terbarukan siap beroperasi secara penuh atau telah mencapai tahap Commercial Operation Date (COD).
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap transisi menuju energi yang lebih bersih dapat berjalan bertahap tanpa mengganggu pasokan listrik bagi masyarakat.
Selain itu, pengembangan energi terbarukan juga diharapkan dapat memanfaatkan potensi sumber daya alam dalam negeri secara lebih optimal.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Gugatan Ijazah Gibran di MK Mulai Terbaca, Alasan Ini Bisa Bikin Permohonan Kandas!
- 2Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
- 3Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 4Gibran Disorot Dino Patti Djalal Gegara Gugatan MK, Kalimat “Bela Diri” Ini Bikin Heboh!
- 5Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 6Purbaya Dicopot Prabowo, Isi Garasinya Bikin Kaget: Ada Mobil Miliaran Rupiah!
- 7Infrastruktur IT Badan Gizi Nasional Lumpuh, Sinkronisasi Data MBG di Lapangan Kacau
- 8Buntut OTT Kepala BPN, Warga Tanah Tinggi Buka Suara Soal Dugaan Pungli PTSL Rp27,5 Juta
- 9Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 10Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan









