Tragedi Cilincing Pengendara Motor Tewas Usai Tersungkur ke Kolong Truk Trailer

Akurat Banten - Sebuah kecelakaan maut kembali terjadi di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.
Seorang pengendara sepeda motor berinisial ADR kehilangan nyawa setelah tubuhnya terlindas truk trailer di Jalan Raya Gudang Peluru.
Peristiwa memilukan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berada tak jauh dari Kompleks TNI AL.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara AKP Edy Wibowo menyebut korban mengalami cedera fatal.
"Korban ADR meninggal dunia di lokasi karena luka berat pada bagian kepala," ujar Edy.
Korban yang diketahui seorang perempuan melaju menggunakan sepeda motornya dari arah Marunda menuju Cilincing.
Menurut informasi awal, sebuah sepeda motor lain mencoba menyalip dari sisi kanan korban.
Gerakan mendadak itu membuat motor tersebut menyerempet motor korban hingga kehilangan keseimbangan.
ADR pun terpental dan jatuh tepat ke jalur truk trailer yang sedang melintas di sisi kirinya.
Truk dengan ukuran besar itu tidak sempat menghindar sehingga korban langsung terlindas ban belakang.
Warga sekitar langsung berteriak histeris melihat kondisi korban yang tergeletak tak bernyawa.
Baca Juga: Nikita Mirzani Divonis Empat Tahun Penjara, Hakim Sebut Tak Jujur dan Sudah Pernah Dihukum
Sang pengendara yang menyerempet justru memilih kabur dari lokasi tanpa memberikan pertolongan.
"Pengendara lain itu melarikan diri setelah kejadian," kata Edy.
Polisi kini mengejar pihak yang diduga bertanggung jawab tersebut.
Petugas telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari para saksi mata.
Kendaraan korban diamankan sebagai barang bukti dengan kondisi mengalami kerusakan cukup parah di bagian bodi.
Pihak kepolisian masih enggan berspekulasi mengenai unsur kelalaian atau kecepatan kendaraan yang terlibat.
Proses penyelidikan akan dipertajam dengan menelusuri rekaman kamera pengawas yang berada di sekitar lokasi.
Edy memastikan bahwa upaya mencari pelaku yang menyerempet korban menjadi prioritas.
"Kami lakukan penyelidikan mendalam untuk menemukan pengendara yang kabur itu," ujarnya lagi.
Jalan Raya Gudang Peluru dikenal sebagai jalur ramai kendaraan berat terutama pada jam kerja.
Warga sekitar menilai kecelakaan sering terjadi akibat motor yang memaksa menyalip truk trailer.
Seorang saksi bernama Rudi mengaku melihat korban terjatuh tepat di kolong truk.
"Saya sempat teriak minta truk berhenti, tapi sudah terlambat," tutur Rudi.
Korban sempat dievakuasi menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat.
Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan mengingat luka yang sangat serius.
Arus lalu lintas sempat tersendat karena polisi melakukan penanganan di lokasi.
Keluarga korban diberitahu dan datang untuk melakukan identifikasi jenazah.
Suasana haru menyelimuti saat keluarga menerima kenyataan pahit tersebut.
Kecelakaan ini menjadi pengingat keras bagi semua pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman.
Baca Juga: IHSG Terseret Tekanan Global Setelah Pertemuan Trump–Takaichi, Investor Pilih Hati-hati
Sepeda motor memiliki risiko besar ketika berdekatan dengan kendaraan bertonase tinggi seperti truk trailer.
Petugas kepolisian juga mengimbau agar pengendara tidak memaksakan diri menyalip di ruang sempit.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu pelaku yang melarikan diri.
Masyarakat diminta memberikan informasi jika melihat motor yang diduga terlibat.
Edy berharap kasus ini bisa segera terungkap sehingga keluarga korban memperoleh keadilan.
"Siapapun yang terlibat harus bertanggung jawab atas hilangnya nyawa seseorang," tegasnya.
Keamanan lalu lintas kembali menjadi sorotan agar tragedi serupa tidak berulang di kemudian hari.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Cole Palmer Lagi-Lagi Tak Bisa Bela Inggris, Begini Respons Thomas Tuchel
- 10Gol Kemenangan Berujung Petaka, Mbappé Cedera dan Harus Pulang ke Madrid: Ada Apa dengan Lututnya?







