Banten

Misteri Brankas Rusak dan Sekuriti Tewas di Bank Bekasi, Polisi Bongkar Benang Kusut Kasus Menggegerkan

Moehamad Dheny Permana | 30 September 2025, 19:24 WIB
Misteri Brankas Rusak dan Sekuriti Tewas di Bank Bekasi, Polisi Bongkar Benang Kusut Kasus Menggegerkan

Akurat Banten - Polisi tengah berjibaku mengurai benang misteri di balik kematian seorang petugas keamanan bank yang ditemukan tak bernyawa di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Korban berinisial HB ditemukan dalam kondisi tergantung di lantai dua ruko tempatnya bertugas.

Temuan ini langsung menggemparkan warga sekitar, apalagi lokasi kejadian berada di tengah kawasan permukiman padat dan pertokoan yang ramai aktivitas.

Seorang petugas kebersihan bernama AS menjadi saksi pertama yang menemukan tubuh korban.

Dia kemudian segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

Tak butuh waktu lama, jajaran Polsek Cikarang Pusat dan Polres Metro Bekasi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Namun, yang membuat kasus ini semakin rumit adalah ditemukannya sebuah brankas dalam kondisi rusak di lokasi yang sama.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Mustofa mengungkapkan, penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya kaitan antara kerusakan brankas dengan kematian sekuriti tersebut.

"Apakah antara brankas yang rusak dengan sekuriti yang meninggal dunia itu ada korelasinya? Apakah dua perbuatan yang berbeda atau satu rangkaian," ujar Mustofa.

Ia menegaskan tim forensik telah melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk mengumpulkan sidik jari dan bukti fisik lain yang ada di lokasi.

Baca Juga: DPR Tampung Aspirasi Buruh: Revisi UU Ketenagakerjaan Jadi Prioritas!

Seluruh temuan itu nantinya akan dicocokkan dengan hasil autopsi terhadap jenazah korban.

"Nanti kita list, kalau mendasari pada hasil autopsi biar jelas tentang penyebab kematian sekuriti tersebut," tambahnya.

Polisi juga telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi, di antaranya kepala cabang bank tempat korban bekerja.

Selain itu, telepon genggam milik HB ikut disita untuk dianalisis, dengan harapan ada jejak komunikasi yang bisa membuka tabir peristiwa ini.

Tak berhenti di sana, penyidik juga menindaklanjuti informasi yang beredar luas di media sosial.

Salah satunya berupa video yang menampilkan kondisi brankas seperti digergaji serta tangkapan layar percakapan yang menyebut adanya ancaman kepada korban.

Meski begitu, polisi belum berani menyimpulkan apakah HB benar-benar bunuh diri atau justru menjadi korban tindak kriminal dengan modus perampokan.

"Kami akan umumkan perkembangan kasus ini setelah semua hasil pemeriksaan lengkap dan jelas. Kuncinya menunggu hasil autopsi, baru disatukan semua rangkaian pemeriksaan yang kami telah jalankan," kata Mustofa.

Sementara itu, warga sekitar mengaku terkejut sekaligus resah dengan peristiwa yang terjadi begitu dekat dengan lingkungan mereka.

Baca Juga: Momen Langka! PM Netanyahu Minta Maaf ke Qatar atas Serangan Rudal Israel di Doha, Janji Tak Akan Terjadi Lagi

"Iya, ada korban gantung diri. Sekuriti, usianya sudah bapak-bapak," ucap seorang warga bernama Febriyan di lokasi kejadian.

Polisi hingga kini masih menunggu hasil autopsi sebelum mengumumkan kesimpulan resmi, sembari terus mengaitkan setiap potongan informasi yang muncul ke permukaan.

Misteri brankas rusak dan sekuriti tewas ini pun kini menjadi teka-teki besar yang ditunggu jawabannya oleh publik.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.