Kabar 'Kejutan' dari Banten: Gerak Cepat Andra Soni, Lantik 24 ASN

AKURAT BANTEN— Pemerintah Provinsi Banten kembali menjadi sorotan. Senin, 22 September 2025, suasana pendopo Gubernur Banten di KP3B, Kota Serang, terasa berbeda.
Jika sebelumnya isu rotasi jabatan eselon II menjadi "menu utama" di kalangan birokrat, hari ini kejutan itu benar-benar terjadi.
Secara resmi, Gubernur Banten, Andra Soni, melantik 22 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dua pejabat fungsional Dokter Ahli Pertama.
Pelantikan yang didasarkan pada SK Gubernur Nomor 453 dan 469 Tahun 2025 ini tak hanya sekadar seremonial.
Baca Juga: Pemotor Terluka Parah Usai Tabrak Truk di Tanjung Barat, Polisi: Diduga Karena Kurang Fokus
Di balik prosesi ini, ada pesan kuat yang disampaikan Gubernur kepada jajarannya.
22 PNS yang dilantik adalah lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan ke-29, 30, dan 31.
Mereka adalah wajah-wajah baru yang akan mengisi lini terdepan pelayanan publik di Banten.
"Selalu utamakan nilai-nilai BerAKHLAK dan berinovasi dalam setiap program di unit kerja masing-masing," tegas Gubernur Andra Soni, mengingatkan para PNS baru tentang peran mereka sebagai pelayan, pelaksana kebijakan, dan pemersatu bangsa.
"Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik," tambahnya, menegaskan bahwa orientasi utama kerja mereka harus berfokus pada masyarakat.
Baca Juga: Ribuan Buruh Kepung DPR, Puan Maharani Buka Suara dan Beri Janji Mengejutkan
Pelantikan Dokter Spesialis
Namun, sorotan tajam justru tertuju pada pelantikan dua pejabat fungsional dokter ahli.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Banten, Nana Supiana, menjelaskan bahwa ini adalah pengangkatan kembali setelah mereka menuntaskan pendidikan spesialis.
"Setelah pendidikan dokter spesialis selesai, mereka dilantik kembali dan ditempatkan di RSUD Malingping dan RSUD Banten," ujar Nana.
Baca Juga: Pelajar di Kota Tangerang Nikmati Layanan Bus Tayo dan Si Benteng Gratis
Pelantikan ini, meski jumlahnya kecil, membawa pesan besar. Andra Soni menekankan pentingnya profesionalisme dan aspek kemanusiaan.
"Para pejabat fungsional yang baru dilantik harus bekerja secara profesional, menjunjung tinggi kode etik kedokteran, dan mengedepankan aspek kemanusiaan dalam setiap pelayanan,” katanya.
Ini menunjukkan komitmen Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Andra Soni untuk memperkuat layanan kesehatan, khususnya di rumah sakit daerah.
Rotasi Eselon II Akan Segera Terwujud
Meski pelantikan hari ini didominasi oleh PNS baru dan dokter ahli, isu rotasi jabatan pejabat eselon II tetap menguat.
Seorang sumber di DPRD Banten yang enggan disebut namanya membenarkan adanya "kejutan" usai pelantikan.
"Iya bro, nanti bakal ada kejutan," ungkapnya, namun tidak memberikan detail lebih lanjut.
Baca Juga: HATI-HATI! Minum Air Panas Lalu Dingin Bikin Gigi Kaget, 'Bisa Retak'
Kini, dengan adanya 11 posisi jabatan eselon II yang masih kosong, spekulasi semakin liar.
Akankah kejutan yang dimaksud adalah pengumuman rotasi besar-besaran dalam waktu dekat?
Pelantikan hari ini seolah menjadi "pembuka" sebelum "babak utama" dimulai.
Para birokrat kini menanti dengan harap-harap cemas.
Siapa yang akan bergeser, dan siapa yang akan mengisi posisi strategis di Pemprov Banten? (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










