Kemendagri Apresiasi Siskamling Unik di Grobogan, Aturan Malam Tanpa TV dan HP

Akurat Banten - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai Kabupaten Grobogan memiliki pendekatan unik dalam menjaga keamanan lingkungan setelah melakukan monitoring di wilayah tersebut pada 10–13 September 2025.
Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Amran, mengungkapkan bahwa sistem keamanan lingkungan atau siskamling di Grobogan berjalan bukan hanya sebagai rutinitas, melainkan telah menjadi bagian dari budaya masyarakat.
Menurutnya, ada praktik menarik di Desa Pahesan, Kecamatan Godong, yang bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain.
“Satlinmas di sana bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menertibkan warga agar pada pukul 18.00 hingga 20.00 mematikan televisi dan tidak memainkan ponsel, lalu menggantinya dengan belajar atau mengaji,” kata Amran.
Ia menilai aturan sederhana itu membawa dampak positif, terutama bagi anak-anak yang terbiasa mengisi waktu malam dengan kegiatan mendidik.
“Langkah tersebut menunjukkan kesadaran kolektif warga dalam menjaga lingkungan yang aman sekaligus membangun kualitas generasi muda,” tambahnya.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat Pakai Bawang Putih, Bye Perawatan Dokter Kecantikan
Apresiasi ini disampaikan saat tim Kemendagri melakukan kunjungan ke enam titik siskamling di Kecamatan Godong bersama unsur Forkopimda dan perangkat daerah.
Fokus pengawasan diarahkan pada penguatan peran siskamling dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketertiban serta ketenteraman masyarakat.
Selain memantau pos ronda, rombongan juga menghadiri rapat asistensi pascademonstrasi 30 Agustus 2025.
Pertemuan itu melibatkan Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), aparat keamanan, serta tokoh masyarakat.
Forum tersebut membahas langkah-langkah pemulihan kondisi, mulai dari monitoring situasi, kegiatan pendinginan di sekolah, distribusi pangan murah, hingga imbauan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk hidup sederhana, bijak menggunakan media sosial, dan kembali mengaktifkan siskamling.
Dalam agenda tersebut, tim Kemendagri juga meninjau fasilitas publik yang sempat rusak akibat demonstrasi, di antaranya kantor DPRD Grobogan dan Mapolsek Purwodadi.
Amran memastikan, perbaikan sudah dilakukan dan layanan masyarakat kembali berjalan normal.
Tak berhenti di situ, Direktur Waskoban Kemendagri juga bertemu Bupati Grobogan, Sekretaris Daerah, serta jajaran OPD.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Fasilitasi Pemasangan Kaki Palsu, Dorong Kemandirian Disabilitas
Pertemuan ini membahas bagaimana mengoptimalkan peran Satlinmas untuk terus menggerakkan kegiatan siskamling di setiap kecamatan.
Bagi Kemendagri, model siskamling Grobogan menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya urusan aparat, tetapi hasil dari gotong royong masyarakat.
Amran menegaskan, “Kesadaran warga untuk menjaga ketertiban dan keamanan merupakan modal sosial yang harus ditularkan ke daerah lain.”
Dengan pendekatan yang memadukan keamanan dan pendidikan keluarga, Grobogan kini menjadi contoh nyata bagaimana inovasi lokal dapat mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif, tertib, dan penuh nilai kebersamaan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 9Bukan Cuma Menang 4-1, Italia Ukir Sejarah Lewat Kakak-Adik Esposito Setelah Lebih dari 1 Abad
- 10Barcelona Sudah Menggila di Liga Champions, tapi Lamine Yamal Bilang Trofi Tetap Bergantung pada Keberuntungan










