Banten

TRAGIS DAN MEMILUKAN! Kisah Tega Nenek Dibuang Anak Kandung dengan Syarat Tak Dikabari Jika Wafat, Setelah Viral Mbah Nasikah Kini Dijemput Pulang

Saeful Anwar | 30 Juni 2025, 07:16 WIB
TRAGIS DAN MEMILUKAN! Kisah Tega Nenek Dibuang Anak Kandung dengan Syarat Tak Dikabari Jika Wafat, Setelah Viral Mbah Nasikah Kini Dijemput Pulang

AKURAT BANTEN – Kisah pilu Mbah Nasikah (74), seorang lansia yang diserahkan oleh kedua putrinya ke Griya Lansia Husnul Khatimah, Malang, Jawa Timur, sempat menggegerkan publik.

Betapa pilunya, kedua putrinya bahkan menandatangani surat perjanjian yang berisi mereka tidak perlu dikabari bila ibunya meninggal dunia.

Hal ini sontak membuat Arief Camra, Ketua Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah, syok bukan kepalang.

Baca Juga: Tragis! Bom Bunuh Diri Guncang Gereja Mar Elias di Suriah, 22 Orang Tewas

"Saya enggak bisa ngomong, karena dalam draft yang ditandatangani, jika beliau ini tutup usia, maka dua anaknya enggak perlu dikabari, dalam draft," ucap Arief, menceritakan kekejaman yang tertera dalam perjanjian.

Video Mbah Nasikah yang diunggah Arief Camra pada Jumat (27/6/2025) dengan cepat viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Mbah Nasikah yang mengenakan jilbab ungu tampak pasrah, duduk di samping Arief.

"Dua anak kandung buang ibunya ke Griya Lansia. Sidoarjo, Jumat 27 Juni 2025," tulis keterangan video yang menyentuh hati jutaan warganet.

Baca Juga: Tragis! Mobil Alphard Dinas Wabup Mamuju Tabrak Lansia hingga Tewas, Pelat Palsu Jadi Sorotan

Awal Mula: Penolakan Yayasan Hingga Syarat "Keji" yang Disepakati

Arief Camra awalnya sudah menjelaskan kepada anak-anak Mbah Nasikah bahwa Griya Lansia Husnul Khatimah dikhususkan untuk lansia yang sudah tidak memiliki keluarga.

Namun, karena tidak ada yang mau merawat Mbah Nasikah, pihak Griya Lansia akhirnya mengambil alih perawatan, namun dengan syarat yang sangat berat.

"Berhubung tidak ada titik temu enggak ada yang mau merawat, boleh menyerahkan ke Griya Lansia," imbuh Arief.

"Tapi total enggak boleh bertemu, kalau meninggal enggak kita kabari, bersedia ibu dengan segala risiko?" tambahnya, berharap syarat ini akan membuat mereka mengurungkan niat.

Baca Juga: Miris! ART Dipaksa Makan Kotoran Anjing dan Tak Digaji Setahun oleh Majikan di Batam

Mirisnya, kedua anak Mbah Nasikah berinisial F dan SF justru menyetujui dan menandatangani surat persetujuan tersebut, termasuk poin tidak dikabari jika ibunya wafat.

Griya Lansia pun terpaksa menerima Mbah Nasikah, berkomitmen merawatnya hingga akhir hayat tanpa akan memberitahu sang anak.

Dalam wawancara singkat, Mbah Nasikah mengaku memiliki tiga anak (dua perempuan dan satu laki-laki) yang ia besarkan sendiri setelah ditinggal suami.

Ia sempat dirawat oleh anak laki-lakinya, namun sang anak kini telah meninggal dunia.

"Ibu Nasikah mengaku berjuang sendirian merawat 3 anaknya sejak ditinggal wafat suaminya, anak ke 3 meninggal tidak menyangka dua anaknya ini tidak mau merawat beliau," tulis narasi video, menambah kesedihan.

Baca Juga: MIRIS! Setiap 25 Menit 1 Perempuan Indonesia Meninggal Akibat Kanker Serviks, Menkes Langsung Gerak Cepat

Tekanan Publik Meluluhkan Hati: Tangis Penyesalan Anak Pecah!

Namun, kekuatan media sosial dan nurani publik memang tak bisa diremehkan.

Setelah video tersebut viral dan memicu kecaman publik yang memuncak dari warganet, tetangga, hingga rekan kerja F dan SF, kedua kakak beradik itu akhirnya luluh.

"Sudah kami tolak dan kemudian kami memberikan keterangan tidak menitipkan ibu karena masih memiliki keluarga," kata Arief, dikutip dari akun TikTok miliknya, Sabtu (28/6/2025).

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak berniat memviralkan kasus ini, namun semua lansia yang ditampung memang harus didata secara terbuka demi pertanggungjawaban pada donatur.

Tekanan dan hujatan yang datang dari berbagai arah itulah yang kemudian meluluhkan hati F dan SF. Keduanya datang kembali ke Griya Lansia sambil menangis dan meminta izin menjemput sang ibu.

Baca Juga: MIRIS! BNN Ungkap 10 Persen dari Tersangka Penyelundupan Narkoba adalah Ibu Rumah Tangga

"Tapi bagi kami Alhamdulillah, tidak ada niatan menahan dan macam-macam karena justru dari awal kami sudah menolak," ujar Arief.

Arief berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi siapa saja agar memperlakukan orang tua dengan kasih sayang dan tanggung jawab.

"Ya itu cara Allah membayarnya mungkin dibikin malu, tertekan, dan stres oleh netizen," pungkas Arief.

Mbah Nasikah hanya dirawat selama satu hari di Griya Lansia. Kini, setelah melewati drama yang memilukan, perawatan dan tanggung jawab atas dirinya telah dikembalikan kepada keluarga (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman