Longsor Lumpuhkan Jalur Garut-Tasik, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup demi Kelancaran Arus

Akurat Banten - Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah selatan Jawa Barat.
Hujan deras yang mengguyur sejak dini hari menyebabkan tebing di Kampung Cikangkung, Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, longsor pada Sabtu pukul 06.30 WIB.
Longsor ini sempat menutup total akses utama Garut-Singaparna yang menghubungkan Garut dengan Tasikmalaya.
Menyikapi kondisi tersebut, Kepolisian Resor Garut bergerak cepat dengan menerapkan sistem buka tutup di lokasi terdampak.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, menyampaikan bahwa sebagian besar material longsoran sudah berhasil disingkirkan oleh tim gabungan, sehingga jalur kini bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.
“Kami atur bergantian arus kendaraan dari dua arah. Mana antrean terpanjang, itu yang kami dahulukan agar semua bisa lewat dengan tertib,” ujar Aang.
Baca Juga: Operasi Senyap KPK, Enam Orang Diciduk dalam OTT Proyek Jalan
Penanganan dilakukan secara sinergis antara personel kepolisian, BPBD, dan berbagai instansi lain yang diterjunkan langsung ke lokasi kejadian.
Meski jalur utama sudah dibuka, polisi tetap mengimbau pengguna jalan untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas.
Selama proses pembersihan berlangsung, arus lalu lintas sempat dialihkan melalui Sukadana dan menggunakan jalur nasional Limbangan-Malangbong.
Rekayasa ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat.
Tak hanya di Garut, bencana serupa juga terjadi di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.
Longsor menimpa kawasan Kampung Babakansari, Desa Kutawaringin, Kecamatan Salawu, yang juga menutup sebagian jalur utama.
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, menyatakan pihaknya langsung menerjunkan personel bersama TNI, Taruna Siaga Bencana, Damkar, dan BPBD Tasikmalaya untuk evakuasi material longsor.
Baca Juga: Langkah Mini, Dampak Maksimal: Rahasia Hidup Terarah dengan Micro Goals
“Akhirnya material longsor bisa kita evakuasi cepat,” ucapnya.
Situasi saat ini mulai kondusif, dan arus lalu lintas perlahan kembali normal.
Masyarakat yang melintasi jalur Garut-Tasikmalaya diimbau tetap waspada, terutama saat kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung.
Kerja cepat dan koordinasi antarinstansi jadi kunci pemulihan akses vital ini.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









