INI DIA! WhatsApp Luncurkan Fitur Baru ‘Ringkasan Pesan’ Bertenaga AI: Anti Ketinggalan Obrolan Penting, Rahasia Tetap Aman

AKURAT BANTEN – Pernahkah kamu merasa kewalahan dengan tumpukan pesan di chat group WhatsApp yang tak sempat terbaca? Kini, deritamu akan berakhir, Meta, perusahaan induk WhatsApp, baru saja meluncurkan fitur revolusioner bernama "Ringkasan Pesan" yang ditenagai oleh model akal imitasi (AI) milik mereka.
Fitur canggih ini dirancang khusus untuk meringkas pesan-pesan yang belum terbaca dalam kolom obrolan grup. "Sehingga Anda bisa mendapatkan gambaran tentang apa yang terjadi, sebelum membaca detail dalam pesan yang belum terbaca," tulis Meta dalam blog resmi WhatsApp pada Rabu, 25 Juni 2025.
Ini artinya, kamu tak perlu lagi scroll panjang ke atas untuk memahami inti dari percakapan yang terlewat!
Cara Kerja Fitur Ringkasan Pesan: Praktis & Instan!
Fitur "Ringkasan Pesan" ini akan muncul secara intuitif di kolom percakapan grup. Ketika kamu membuka grup dan mendapati banyak notifikasi pesan yang belum terbaca, cukup ketuk tombol notifikasi tersebut.
Secara otomatis, Meta AI akan segera merangkum percakapan yang telah terjadi dan menyajikan poin-poin pentingnya dalam hitungan detik.
Bayangkan, dalam sekejap, kamu bisa mengetahui keputusan rapat, jadwal dadakan, atau topik utama yang sedang dibahas tanpa harus membaca semua chat satu per satu!
Privasi Terjamin & Sepenuhnya dalam Kontrolmu
Salah satu kekhawatiran utama terkait fitur berbasis AI adalah masalah privasi. Namun, Meta menjamin bahwa fitur "Ringkasan Pesan" menggunakan teknologi Private Processing.
Teknologi ini memungkinkan Meta AI menghasilkan rangkuman tanpa harus "membaca" semua pesan secara harfiah hingga ke paling bawah kolom percakapan.
Meta juga memastikan bahwa fitur ini sepenuhnya berada dalam kendali pengguna. Orang lain di dalam grup tidak akan mengetahui jika kamu sedang menggunakan fitur ini.
Selain itu, teknologi Private Processing ini bersifat opsional dan bisa dinonaktifkan secara umum.
Kamu memiliki kebebasan penuh untuk memilih apakah ingin menggunakan fitur ini atau tidak.
Bahkan, melalui fitur Advanced Chat Privacy atau Privasi Obrolan Lanjutan, kamu bisa memilih obrolan mana saja yang bisa dibagikan untuk fitur "Ringkasan Pesan" ini, memberikan kendali penuh atas data percakapanmu.
Baca Juga: Mengungkap Sejarah Berdarah 10 Muharram, Tragedi Karbala yang Menggetarkan Dunia Islam
Peluncuran Bertahap: Kapan Sampai ke Indonesia?
Meskipun fitur ini sangat dinanti, Meta menyampaikan bahwa peluncurannya belum merata di seluruh dunia.
"Ringkasan Pesan diluncurkan dalam bahasa Inggris untuk orang-orang di Amerika Serikat dan kami berharap dapat menyediakannya dalam bahasa dan negara lain akhir tahun ini," tulis Meta.
Jadi, bagi pengguna WhatsApp di Indonesia, kita perlu sedikit bersabar.
Namun, dengan janji peluncuran di negara dan bahasa lain pada akhir tahun ini, fitur revolusioner ini sebentar lagi akan mengubah cara kita berinteraksi di chat group.
Bersiaplah untuk pengalaman chatting yang lebih efisien dan bebas stres (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









