Banten

Cekcok Berebut Anak di Mal, ASN Dianiaya oleh Rekan Mantan Istrinya yang Diduga Oknum Aparat

Andi Syafrani | 17 Juni 2025, 12:53 WIB
Cekcok Berebut Anak di Mal, ASN Dianiaya oleh Rekan Mantan Istrinya yang Diduga Oknum Aparat

AKURAT BANTEN - Jagat media sosial tengah ramai membahas video viral yang memperlihatkan insiden keributan di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dalam video itu, seorang pria terlihat terjatuh dan diduga menjadi korban penganiayaan.

Belakangan diketahui, pria tersebut berinisial AHP, seorang aparatur sipil negara (ASN), yang dilaporkan dikeroyok oleh sejumlah orang saat tengah bertemu dengan mantan istrinya.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Mariah Carey Bakal Konser Di Indonesia Oktober Mendatang, Cek Harga Tiketnya Disini

Kejadian tersebut terjadi pada 16 Juni 2025 dan telah resmi dilaporkan oleh AHP ke Polres Metro Jakarta Utara. Dalam laporannya, AHP mengaku menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh teman-teman dari mantan istrinya, yang salah satunya disebut-sebut sebagai anggota aparat penegak hukum.

Baca Juga: Chelsea Gasak LAFC 2-0, Start Mulus The Blues di Piala Dunia Antarklub 2025

“Benar, kami telah menerima laporan dari pelapor berinisial AHP terkait dugaan penganiayaan yang terjadi di salah satu mal di wilayah Kelapa Gading,” ujar Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Aji Pradana, saat memberikan keterangan di Mapolres, Selasa, 17 Juni 2025.

Baca Juga: Selesai Misi di Singapura, Prabowo Langsung Terbang ke Rusia Temui Presiden Putin

Menurut kronologi yang disampaikan, insiden bermula saat AHP bertemu dengan mantan istrinya atas permintaan sang mantan untuk menengok anak mereka.

Pertemuan berjalan normal hingga akhirnya terjadi ketegangan ketika sang mantan istri meminta untuk membawa pulang anak mereka, namun tidak diizinkan oleh AHP.

Baca Juga: AHY Undang Belanda Gabung Bangun Giant Sea Wall, Proyek Rp1.297 Triliun yang Jadi Prioritas Prabowo

Permintaan yang ditolak itu memicu perdebatan panas. Ketegangan meningkat hingga terjadi aksi saling tarik anak di depan umum yang kemudian berujung pada dugaan aksi pengeroyokan terhadap AHP.

Dalam video yang viral, terlihat AHP dicekik oleh seseorang, sementara beberapa orang lain terlihat turut hadir di lokasi.

Baca Juga: Prabowo dan PM Singapura Saksikan 19 Penandatanganan MoU, Mulai dari Energi Hijau hingga Ekstradisi

“Pihak AHP menolak permintaan tersebut, dan dari situlah terjadi cekcok hingga insiden yang terekam dalam video tersebut. Ada aksi saling tarik dan suasana menjadi ricuh,” jelas Seno.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat visum agar AHP bisa segera menjalani pemeriksaan medis untuk melengkapi berkas laporan.

Baca Juga: Miris! Bocah 12 Tahun di Batam Meninggal Usai Ditolak Rawat Inap BPJS, Ombudsman Kepri Turun Tangan

Kasus ini kini tengah didalami oleh penyidik. Polisi juga tengah menelusuri identitas para terduga pelaku, termasuk sosok pria yang disebut-sebut sebagai anggota Polri dalam video tersebut. Hingga kini, hasil visum dari RSUD Tanjung Priok masih ditunggu untuk melengkapi proses penyelidikan.

“Identitas pelaku masih kami dalami. Kami juga sedang verifikasi apakah benar salah satunya anggota aparat seperti yang ramai diperbincangkan,” tutup Seno.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC