Prabowo dan PM Singapura Saksikan 19 Penandatanganan MoU, Mulai dari Energi Hijau hingga Ekstradisi

AKURAT BANTEN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menjadi saksi momen penting dalam sejarah hubungan bilateral kedua negara.
Dalam kunjungan kenegaraan Prabowo ke Parliament House, Singapura, Senin, 19 nota kesepahaman (MoU) strategis diteken dan diumumkan sebagai wujud nyata penguatan kerja sama lintas sektor antara Indonesia dan Singapura.
Baca Juga: Miris! Bocah 12 Tahun di Batam Meninggal Usai Ditolak Rawat Inap BPJS, Ombudsman Kepri Turun Tangan
Penandatanganan MoU ini menjadi simbol komitmen kedua negara dalam mempererat hubungan, tak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga di sektor pertahanan, ketahanan pangan, teknologi rendah karbon, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Langkah ini sekaligus mengokohkan posisi Indonesia dan Singapura sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Tak Geser Bumdes, Ini Penjelasan Mendes Yandri
Lima dari 19 MoU dipertukarkan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan PM Wong. Kelima kesepakatan tersebut mencakup berbagai sektor penting, yaitu:
1. Joint Report to Leaders dari enam kelompok kerja sama ekonomi bilateral yang memperlihatkan progres konkret kerja sama lintas sektor.
2. MoU Kerja Sama Keamanan Pangan dan Teknologi Pertanian antara Kementerian Pertanian RI dengan Kementerian Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura, yang bertujuan memperkuat rantai pasok pangan kedua negara.
3. MoU Pengembangan Kawasan Industri Berkelanjutan, ditandatangani antara Kementerian ESDM RI dan Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura, sebagai bagian dari komitmen menuju industri ramah lingkungan.
Baca Juga: Dua Pengelola Komunitas Gay Surabaya Ditangkap Polisi, Grup Medsos Eksklusif Dibongkar
4. MoU Perdagangan Listrik Lintas Batas, yang membuka peluang ekspor-impor energi bersih antarnegara.
5. MoU Ekonomi Hijau, sebagai upaya bersama mendorong transformasi ekonomi menuju netral karbon.
Baca Juga: Diduga Lakukan Asusila terhadap Anak, Satu Oknum Pegawai Waralaba di Diamankan Polisi
Selain lima MoU utama tersebut, sebanyak 14 kesepakatan tambahan juga diumumkan sebagai bagian dari paket kerja sama strategis. Di antaranya:
- Implementasi Flight Information Region (FIR): Kesepakatan ini meliputi penempatan personel sipil dan militer Indonesia di pusat pengendali lalu lintas udara Singapura (SATCC).
Baca Juga: Innailaihi, Musisi Muda Gusti Irwan Wibowo Alias Gustiwiw Meninggal Dunia
- Implementasi Perjanjian Ekstradisi, memperkuat kerja sama penegakan hukum lintas negara.
- Joint Update Kerja Sama Pertahanan, untuk memperbarui dan memperkuat hubungan militer kedua negara.
- MoU Sertifikasi Halal: Pengakuan timbal balik produk halal antara Indonesia (BPJPH) dan Majelis Ugama Islam Singapura, dijadwalkan ditandatangani 18 Juni 2025.
- Kerja Sama Pengaturan Keuangan antara Bank Indonesia dan Otoritas Moneter Singapura, mencakup penguatan stabilitas sistem keuangan dan digitalisasi pembayaran lintas negara.
- Pelatihan Pegawai Bidang Kelautan antara Kementerian Perhubungan RI dan Otoritas Maritim Singapura, sebagai upaya peningkatan kapasitas SDM maritim.
- MoU Kejaksaan RI dan Kejaksaan Singapura, sebagai penguatan kerja sama hukum dan pertukaran informasi penanganan kasus lintas batas.
Baca Juga: Serangan Israel ke Teheran Tewaskan Kepala Intelijen Iran, Korban Sipil Terus Bertambah
- Kerja Sama Perpustakaan Nasional: Indonesia dan Singapura sepakat berbagi teknologi dan manajemen informasi dalam pengelolaan perpustakaan modern.
- Pendirian Ciputra SMG Curie Cancer Center (CSCCC): Kolaborasi antara RS Ciputra dan Curie Oncology Singapura, dalam penyediaan layanan kanker berkelas internasional.
- Investasi Sembcorp di Ibu Kota Nusantara (IKN): Proyek pembangkit listrik tenaga surya menjadi langkah besar menuju IKN yang ramah lingkungan.
- Pengembangan Kawasan Industri Rendah Karbon oleh Sembcorp dan Panbil Group di Batam, menjadi titik awal transisi industri hijau di kawasan barat Indonesia.
Baca Juga: Congrats! Al Ghazali dan Alyssa Daguise Resmi Menikah Hari Ini, Resepsi Mewah Menyusul di JCC
- Program Pertukaran Pemuda, yang membuka peluang anak muda Indonesia dan Singapura untuk saling belajar dan memperluas jejaring.
- Program Pengembangan Petani Muda, mendukung regenerasi sektor pertanian berbasis inovasi teknologi.
- Penerbangan Langsung Scoot dari dan ke Bandara Kertajati dan Padang, membuka konektivitas baru antara Singapura dan daerah strategis di Indonesia.
Baca Juga: Penembakan Brutal di Villa Mewah Bali: Warga Australia Tewas, Satu Lainnya Luka Parah
Keseluruhan MoU ini menunjukkan komitmen dua negara untuk membangun kerja sama yang inklusif dan berkelanjutan. Dari urusan pangan hingga pertahanan, dari perpustakaan hingga energi hijau, Indonesia dan Singapura sedang menyusun fondasi kemitraan yang lebih kuat dan relevan dengan tantangan zaman.
Presiden Prabowo menilai langkah-langkah ini sebagai bagian dari diplomasi konkret yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Sementara PM Lawrence Wong menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk kepercayaan mendalam antara dua negara tetangga yang saling melengkapi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Cole Palmer Lagi-Lagi Tak Bisa Bela Inggris, Begini Respons Thomas Tuchel
- 10Gol Kemenangan Berujung Petaka, Mbappé Cedera dan Harus Pulang ke Madrid: Ada Apa dengan Lututnya?



