Banten

Macron Kunjungi Borobudur, Gubernur Jateng Yakin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Akan Melejit

Moehamad Dheny Permana | 30 Mei 2025, 20:27 WIB
Macron Kunjungi Borobudur, Gubernur Jateng Yakin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Akan Melejit

Akurat Banten - Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia, khususnya ke Akademi Militer (Akmil) dan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menjadi momentum bersejarah yang diyakini membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut antusias kedatangan tamu negara itu dan meyakini bahwa kunjungan tersebut akan meningkatkan pamor Borobudur di mata dunia.

“Ini adalah peluang besar bagi Jawa Tengah. Kunjungan Presiden Macron diyakini bakal meningkatkan kunjungan wisata ke Borobudur dan sekitarnya,” ujar Luthfi usai mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis dalam kunjungan kerja ke Akmil dan Candi Borobudur pada Kamis, 30 Mei 2025 di Magelang.

Baca Juga: Jualan Laris di Shopee? Begini Cara Mudah Memulainya dari Nol

Menurut Luthfi, dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, maka akan terbuka pula peluang ekonomi baru, terutama bagi masyarakat sekitar kawasan wisata.

Bahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan rencana pengembangan aglomerasi pariwisata dengan Borobudur sebagai pusatnya. Kawasan ini nantinya akan terhubung dengan destinasi unggulan lain seperti Kopeng dan Rawa Pening di Kabupaten Semarang.

“Borobudur akan menjadi episentrum dari jaringan wisata yang terintegrasi. Ini akan mendongkrak sektor ekonomi daerah,” katanya.

Selain sektor pariwisata, Luthfi juga melihat potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Dugaan Penganiayaan di Ponpes Ora Aji: Santri Dilaporkan Dianiaya hingga Trauma

Kunjungan Presiden Macron membuka ruang kolaborasi antar pelaku industri kreatif Indonesia dan Prancis yang selama ini sudah berjalan, seperti di bidang film dan fesyen.

Presiden Prabowo Subianto pun menegaskan kehormatan besar bisa menerima sahabatnya, Presiden Macron, di situs warisan dunia UNESCO tersebut.

Menurut Prabowo, Borobudur adalah simbol sejarah, budaya, dan spiritualitas yang sangat tinggi nilainya, dan mencerminkan filosofi dasar bangsa Indonesia, yakni Pancasila yang menjunjung tinggi toleransi dan penghormatan terhadap semua kepercayaan.

“Indonesia dan Prancis adalah dua bangsa besar dengan peradaban panjang dan budaya yang kuat. Kita berbagi nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, serta saling menghormati antar agama dan etnis,” tutur Prabowo.

Baca Juga: Heboh! 6 Oknum Polisi Hulu Sungai Gunakan Narkoba Cuma di Hukum 'Sholat Lima Waktu', Cek Faktanya!

Presiden Macron sendiri menyampaikan kekagumannya terhadap Candi Borobudur.

Ia menyebut monumen Buddha terbesar di dunia itu sebagai adikarya spiritual dan lambang keunggulan manusia yang tidak hanya mempesona secara arsitektural, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai universal seperti toleransi dan penghormatan antar sesama.

“Borobudur bukan sekadar situs sejarah, tapi juga tempat ibadah yang menyampaikan pesan universal bagi dunia,” ucap Macron.

Lebih jauh, Macron menyinggung pentingnya kerja sama di bidang ekonomi kreatif antara Indonesia dan Prancis.

Baca Juga: Bukan Alkohol! Ternyata Ini yang Diminum Prabowo-Macron saat Jamuan Makan Malam di Istana Negara

Ia melihat banyak talenta kreatif Indonesia yang sudah dikenal di dunia internasional, seperti melalui Festival Film Cannes dan panggung Paris Fashion Week.

Hal ini menjadi landasan yang kuat untuk mempererat kolaborasi budaya dan ekonomi kreatif antara kedua negara.

Kunjungan Macron ini diharapkan menjadi titik awal dari peningkatan kerja sama yang lebih luas dan lebih dalam, serta membawa manfaat nyata bagi pariwisata, budaya, dan ekonomi masyarakat Jawa Tengah secara keseluruhan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.