Banten

SAMPAH BERUBAH RUPIAH DAN SETRUM: Tangsel Gebrak Krisis Limbah Jadi Listrik PLTSa Cipeucang!

Saeful Anwar | 11 Mei 2025, 11:09 WIB
SAMPAH BERUBAH RUPIAH DAN SETRUM: Tangsel Gebrak Krisis Limbah Jadi Listrik PLTSa Cipeucang!

AKURAT BANTEN-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) yang tengah mengambil langkah revolusioner dalam mengatasi permasalahan klasik perkotaan tentang sampah. Sampah diciptakan berubah menjadi rupiah dan setrum. 

Kini Pemkot Tangsel menggebrak krisis limbah sampah menjadi listrik di PLTSa Cipeucang.

Bukan lagi sekadar membuang dan menumpuk, Pemkot Tangsel kini mantap menggandeng investor swasta untuk membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

Baca Juga: Viral! Aldy Eks CJR Dituding Penipuan, Bawa Uang Para Fans Berkedok Dinner Bareng

Langkah visioner ini bukan hanya menjadi solusi jangka panjang untuk "gunungan" sampah yang selama ini menghantui, tetapi juga membuka lembaran baru bagi energi bersih di wilayah tersebut.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, dengan antusias menyampaikan bahwa PSEL Cipeucang akan menjadi jawaban transformatif untuk mengubah limbah menjadi sumber daya yang bernilai.

Dengan target mampu mengolah minimal 1.100 ton sampah per hari, fasilitas ini akan mengandalkan teknologi canggih Moving Grate Incinerator (MGI). 

Baca Juga: Visa Hampir Tuntas, 30 Persen Jamaah Haji Indonesia Sudah Berangkat ke Tanah Suci

Teknologi ini diklaim mampu mereduksi volume sampah hingga 90 persen tanpa memerlukan pemilahan yang rumit. 

Bayangkan, tumpukan sampah yang menggunung perlahan menyusut dan bertransformasi menjadi energi yang bermanfaat!

Proyek ambisius ini akan didanai oleh Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) melalui anak perusahaannya, PT Indoplas Energi Hijau, yang berkolaborasi dengan raksasa teknologi asal Tiongkok, China Tianying Inc (CNTY). 

Baca Juga: Promo Tiket Whoosh Gratis untuk Anak Usia Di Bawah 3 Tahun, Berikut Cara Mudah Dapatkan Tiketnya!

Konsorsium ini berhasil memenangkan lelang pembangunan PSEL Tangsel pada 17 April 2025, menandakan keseriusan dan komitmen kuat untuk merealisasikan proyek ini.

Jadwal pengerjaan pun telah ditetapkan. Konstruksi PSEL dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026, diikuti dengan uji coba operasional pada tahun 2028. 

Puncaknya, fasilitas ini ditargetkan untuk beroperasi penuh secara komersial mulai tahun 2029. Ini adalah kabar baik yang patut dinantikan oleh seluruh warga Tangsel dan sekitarnya.

Baca Juga: Cuti Mei 2025 Makin Asyik! Rekomendasi 10 Destinasi Liburan Keluarga Hemat yang Bikin Kenangan Manis!

Dampak Positif PSEL Cipeucang

Pimpinan konsorsium IEH-CNTY, Bobby, memaparkan empat dampak positif signifikan yang akan dihadirkan oleh PSEL Cipeucang:

1. Menangani Timbunan Lama: PSEL tidak hanya fokus pada sampah harian, tetapi juga akan "membersihkan" timbunan sampah lama di TPA Cipeucang sekitar 100 ton per hari.

Langkah ini krusial untuk mengurangi risiko longsor, kebakaran, dan pencemaran air tanah yang selama ini menjadi momok.

Baca Juga: Tak Hanya Waisak, Berikut Daftar Long Weekend di Bulan Mei 2025!

2. Menghasilkan Energi Listrik: Inilah inti dari inovasi ini. Panas yang dihasilkan dari pembakaran sampah akan diubah menjadi uap, yang kemudian akan memutar turbin dan menghasilkan listrik sebesar 15,7 Megawatt (MW) per hari. 

Energi hijau ini rencananya akan dijual ke PLN sesuai dengan ketentuan Perpres No. 35 Tahun 2018, dengan harga yang kompetitif.

3. Ramah Lingkungan: Proses pengolahan sampah di PSEL Cipeucang dijanjikan bebas dari bau dan emisi berbahaya. 

Baca Juga: Ice House Sportindo BSD City Terbesar di Asia Tenggara, Siap Meluncur Tahun 2026

Standar internasional yang diterapkan akan memastikan tidak ada gangguan bagi kualitas hidup masyarakat di sekitar fasilitas.

4. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi: Selain lingkungan yang lebih bersih, PSEL diharapkan akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah. 

Penjualan listrik akan menciptakan sumber pendapatan baru, dan operasional fasilitas ini juga berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi warga Tangsel.

Baca Juga: WAISAK PARA BINTANG: Dari Roy Kiyoshi hingga Reza Arap, Ini Kisah Spiritual Mereka!

Bobby dengan optimis menyatakan, "Dengan pendekatan dan cara yang tepat, pengolahan sampah bisa menjadi sumber pendapatan yang signifikan." Ujar Bobby

" Pernyataan ini menggarisbawahi potensi besar PSEL Cipeucang tidak hanya sebagai solusi masalah lingkungan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan." Katanya melanjutkan

PSEL Cipeucang bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Ini adalah simbol dari inovasi, keberanian untuk berubah, dan komitmen terhadap masa depan yang lebih bersih dan hijau. 

Baca Juga: Mengapa Pedihnya Mata Mengiris Bawang? Ini Rahasia Dibalik Kisah Yang Bikin Kamu Bercucuran Air Mata

Jika berhasil, PSEL Cipeucang berpotensi menjadi tonggak baru pengelolaan sampah modern di Indonesia, sebuah contoh nyata bahwa tantangan lingkungan dapat diubah menjadi peluang pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ganda bagi masyarakat dan lingkungan. 

Mari kita nantikan realisasi proyek visioner ini dan berharap Tangsel dapat benar-benar mengakhiri masalah "gunungan" sampah, menggantinya dengan kilauan energi listrik yang bermanfaat (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman