Pemerintah akan Gelar Sidang Isbat Hari ini, Penentuan Awal Puasa Ramadan 1446 Hijriah

AKURAT BANTEN - Umat Muslim seluruh dunia akan menjalani ibadah puasa yang segera memasuki bulan Ramadan 1446 Hijriah.
Dilansir dari laman resmi Kementrian Agama bahwa pelaksanaan sidang isbat 2025 akan dilaksanakan hari ini Jum'at (28/02/2025) untuk menentukan awal puasa ramadan 1446 Hijriah.
Sedangkan Muhammadiyah sudah mengumumkan awal puasa Ramadan melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/1.0/E/2025.
Baca Juga: 17 Tahun Pernikahan, Asri Welas Merasa Sendiri: Air Mata dan Ungkapan Hati yang Mencengangkan
Mengutip dari laman resmi Muhammadiyah, dengan hisab yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat, awal Ramadhan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Menurut perhitungan Muhammadiyah, hilal sudah nampak saat matahari terbenam pada Jumat, 28 Februari 2025.
Selain mengumumkan awal Ramadhan, Muhammadiyah juga mengumumkan Idul Fitri atau 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.
Dalam perhitungan hilal, belum terlihat sampai matahari terbenam pada Sabtu, 29 Maret 202, sehingga Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari.
Baca Juga: Ada Pemotongan Dana Jaspel di Puskesmas, Dinkes Kota Serang di Demo Mahasiswa
Berdasarkan hisab tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan:
1 Ramadan 1446 H jatuh pada hari Sabtu Pahing, 1 Maret 2025
1 Syawal 1446 H (Idul Fitri) jatuh pada hari Senin Pahing, 31 Maret 2025
1 Zulhijah 1446 H jatuh pada hari Rabu Kliwon, 28 Mei 2025 M
Hari Arafah (9 Zulhijah 1446 H) jatuh pada hari Kamis Pon, 5 Juni 2025
Idul Adha (10 Zulhijah 1446 H) jatuh pada hari Jumat Wage, 6 Juni 2025
Sidang Isbat Penetapan Ramadhan Pemerintah
Pemerintah baru akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1446 Hijriah pada Jumat, 28 Februari 2025.
Menteri Agama Nasaruddin Umar akan memimpin jalannya sidang isbat penetapan ini.
Untuk lokasi sidang isbat akan dilakukan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Deputi Gakkum KLH Serahkan Tersangka Pengelola TPA Ilegal Limo ke Kejari Depok
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak,” ujar Abu Rokhmad, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam seperti dikutip dari laman resmi Kemenag.
“Termasuk perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung,” imbuhnya.
3 Rangkaian Pelaksanaan Sidang Isbat
Abu Rokhmad mengatakan kalau ada 3 rangkaian dalam menjalankan sidang isbat untuk penentuan awal Ramadhan.
Pertama adalah pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.
Baca Juga: Menunggu Pemeriksaan PPK Pemkot Tangsel Terkait Korupsi Pengeloaan Sampah Ilegal Rp75 Miliar
Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.
Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik.
“Kita berharap umat Islam di Indonesia bisa mengawali Ramadhan tahun ini secara bersama-sama,” ungkapnya.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais Binsyar) pada Ditjen Bimas Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan, berdasarkan data hisab awal Ramadan 1446 H, ijtimak terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB.
Ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’, dengan sudut elongasi antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.
Menurut data tersebut, Arsad mengungkapkan ada kemungkinan hilal akan terlihat.
“Dengan kriteria ini, secara astronomi, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat,” kata Arsad.
Baca Juga: Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Specialis Pencuri Losbak Lintas Provinsi
Meski baru secara hitungan, ia menegaskan untuk menunggu hasil dari sidang isbat.
“Keputusan akhirnya kita tunggu berdasarkan hasil sidang isbat yang akan diumumkan Menteri Agama,” imbuhnya.
Sementara itu, pemantauan hilal akan dilakukan di berbagai titik di seluruh Indonesia dengan kerja sama Kemenag dan Kantor Wilayah Kemenag di berbagai daerah.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan





