Diikuti Ratusan Kepala Daerah, Berikut Rangkaian Kegiatan Retret di Akademi Militer Magelang

AKURAT BANTEN - Kepala daerah terpilih dijadwalkan menjalani retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, mulai Jumat 21 Februari 2025 hingga Jumat 28 Februari 2025.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan bahwa seluruh biaya kegiatan ini akan ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Fokus Pembekalan Retret
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyebut ada lima fokus utama dalam pembekalan ini:
1. Pemahaman Tugas Pokok Kepala Daerah - Mengingat tidak semua kepala daerah memiliki latar belakang politik atau pemerintahan, pembekalan ini akan membantu mereka memahami tugas dan wewenang yang diemban.
2. Pemahaman Astacita - Kepala daerah akan diberikan wawasan tentang delapan visi pemerintahan Prabowo-Gibran agar dapat menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional.
3. Membangun Kedekatan Emosional Antar Kepala Daerah - Retret ini menjadi ajang membangun koordinasi dan kerja sama antar daerah.
Baca Juga: 5 Jurus Ampuh Temukan HP yang Raib: Mudah dan Cepat!
4. Pengelolaan Anggaran Daerah - Kepala daerah perlu memiliki pemahaman mendalam tentang tata kelola keuangan dan anggaran daerah agar dapat mengalokasikan dana dengan efektif.
5. Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan - Kepala daerah akan dibekali pemahaman tentang stabilitas nasional dan nasionalisme dalam menjalankan tugasnya.
Retret ini hanya diperuntukkan bagi kepala daerah, sedangkan wakil kepala daerah baru akan bergabung di hari terakhir, yakni 28 Februari 2025.
Keputusan ini diambil untuk menghemat anggaran serta menyesuaikan kapasitas fasilitas.
Rangkaian Kegiatan Retret
Retret akan berlangsung dengan jadwal padat dari pagi hingga malam.
Setiap pagi diawali dengan olahraga dan apel, dilanjutkan kelas pembekalan mulai pukul 07.30 hingga 21.00 WIB. Berikut jadwal harian retret:
Baca Juga: BPOM Cabut Izin Minuman ASI Booster, Ini Alasan dan Fakta Pelancar ASI
- Hari 1 (21 Februari 2025): Pembekalan dari Dirjen Kemendagri terkait tugas pokok kepala daerah, perencanaan, dan pengelolaan keuangan daerah.
- Hari 2 (22 Februari 2025): Sesi khusus Astacita oleh 42 menteri, membahas delapan visi pemerintahan Prabowo-Gibran.
- Hari 3 (23 Februari 2025): Diskusi isu strategis seperti ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, dan kependudukan.
- Hari 4 (24 Februari 2025): Pembahasan mendalam tentang pengelolaan anggaran daerah dan transparansi pemerintahan.
- Hari 5 (25 Februari 2025): Materi tentang ketahanan nasional dan wawasan kebangsaan.
Baca Juga: UU Minerba Direvisi, Akademisi Soroti Peluang UMKM dan Peran Perguruan Tinggi
- Hari 6 (26 Februari 2025): Simulasi dan studi kasus terkait pemerintahan daerah.
- Hari 7 (27 Februari 2025): Evaluasi dan diskusi terbuka.
- Hari 8 (28 Februari 2025): Kehadiran wakil kepala daerah untuk sesi penutupan dan pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto.
Retret ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepala daerah dan pemerintah pusat serta memastikan kebijakan daerah sejalan dengan program nasional yang telah dicanangkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan





