Banten

Glodok Ramai Jelang Perayaan Imlek 2025, Surganya Pernak-pernik Murah Khas Tionghoa

Aldi Gultom | 17 Januari 2025, 11:55 WIB
Glodok Ramai Jelang Perayaan Imlek 2025, Surganya Pernak-pernik Murah Khas Tionghoa

 

AKURAT BANTEN - Suasana Tahun Baru Imlek semakin terasa dengan ramainya kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat.

Para pedagang berjejer menawarkan berbagai macam pernak pernik khas Imlek yang menghiasai setiap sudut jalan.

Mulai dari lampion merah yang berkilauan, angpao cantik, hingga patung-patung keberuntungan, semuanya tersedia di sini.

Baca Juga: Tragedi Kebakaran Glodok Plaza, Satu Orang Ditemukan Meninggal dan Empat Lainnya Hilang

Pengunjung dapat menemukan beragam pernak pernik Imlek dengan harga yang sangat terjangkau.

Mulai dari hiasan gantung yang mungil hingga patung dewa-dewi yang lebih besar.

Selain itu, terdapat juga berbagai macam aksesoris seperti bando cheongsam, kipas, dan twillien yang menambah semarak perayaan Imlek.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Glodok Plaza, Api Diduga Menjalar Dari Diskotik

Menurut Emma, salah satu pedagang di Glodok, pernak-pernik seperti lampion, angpao, dan gantungan hiasan sangat diminati oleh pembeli.

Selain itu, ada pula pernak pernik Imlek berupa imitasi hiasan pohon seperti Blossom, Sakura, Meihwa dan Jeruk. 

Harapan Pedagang pernak pernik Imlek

Para pedagang di Glodok berharap perayaan Imlek tahun ini dapat meningkatkan omzet penjualan mereka.

Baca Juga: Tragedi Berulang, Kebakaran Hebat Landa Glodok Plaza Akibatkan Kerugian Besar dan Korban Jiwa

Meskipun sempat terjadi kebakaran di Glodok Plaza, namun semangat para pedagang untuk tetap berjualan tidak pernah padam.

Lusi Pui, salah satu pengunjung, mengaku senang bisa berbelanja pernak-pernik Imlek di Glodok.

"Harga di sini lebih terjangkau dibandingkan dengan di kota lain seperti Singkawang," ungkapnya.

Dengan suasana yang meriah dan harga yang terjangkau, tidak heran jika Glodok selalu ramai dikunjungi setiap menjelang Tahun Baru Imlek.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.