Banten

Marak Tawuran di Ciledug Tangerang Kembali Makan Korban

Noudhy Valdryno | 22 Oktober 2024, 18:27 WIB
Marak Tawuran di Ciledug Tangerang Kembali Makan Korban

AKURAT BANTEN - Pihak kepolisian telah beberapa kali menangkap para remaja yang terlibat dalam aksi tawuran bersenjata tajam (Sajam) di wilayah hukum Polsek Ciledug. Namun, Hal tak membuahkan hasil dalam menjaga kondusifitas wilayah Kota Tangerang.

Diketahui baru hari Senin (21/10) malam, sedikitnya lima remaja di bawah umur, berinisial IF (15), Ak (14), MN (15), MAR (15) dan MFM (13) telah diringkus pihak kepolisian yang hendak melakukan aksi tawuran di Jalan Anggaran, Kecamatan Larangan. 

Kapolsek Ciledug Komisaris Ubaidilah, mengatakan ke lima remaja yang masih berusia sekolah tersebut diciduk saat konvoi di Jalan Raya Raden Saleh, Karang Tengah, Kota Tangerang. 

Baca Juga: Setelah 2 Hari Purnatugas, Jokowi beserta Istri Keluar Rumah Hanya di Iringi Dua Mobil

"Saat itu jumlah mereka belasan orang dam saat dikejar mereka berpencar. Namun, ada lima yang kita amankan dengan barang bukti motor dan sejumlah celurit," ujarnya, Senin (21/10/2024).

Namun keesokan harinya, Selasa (22/10), tawuran kembali pecah hingga memakan korban. Aksi tawuran belasan remaja itu juga terekam dan tersebar di media sosial. 

Dikutip dari @tangerangkabarku Selasa, 22 Oktober 2024, telah terjadi aksi tawuran di wilayah Jl. HOS Cokroaminoto, Kreo Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang pada dini hari tadi. 

Baca Juga: Raffi Ahmad di Lantik Prabowo Bersama 6 lainnya, sebagai Utusan Khusus Presiden, Termasuk Gus Miftah, Lalu apa saja Tugasnya?

Dimana dalam aksi ini terdapat korban luka (terkena bacokan) korban mengalami di area punggung kanan dan telah dibawa ke RS terdekat. 

Dimana korban sebelumnya mengaku korban begal namun setelah ditanyakan kembali akhirnya koran mengakui bahwa korban mengikut rekan kerja korban yang sedang menjalankan aksi tawuran. Korban berasal dari Sukabumi dan ngekos di daerah Gandaria City. 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.