Sunarya, Sriyati dan Mbok Kasmui Warga Perumnas 4, Senang Menerima Program Bedah Rumah Pemkot Tangerang 2024

AKURAT BANTEN-Program bedah rumah Pemkot Tangerang adalah memastikan agar rumah masyarakat dapat dinikmati dan layak huni.
Sementara itu, pantauan wartawan Akurat Banten terdapat 3 rumah yang dilaksanakan program bedah rumah di RW.015 Kelurahan Uwung Jaya Kecamatan Cibodas, Senin (23/09/2024)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) memulai program bedah rumah tahun 2024. Seremonial Launching program tersebut dilaksanakan di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, pada Kamis, (15/8/24).
Sunarya (60), Sriyati (50) dan Mbok Kasmui (70) merasa senang menerima program bedah rumah dari Pemkot Tangerang yang sebelumnya terlihat kumuh sehingga saat ini bersih dan rapih.
Ketua RW.015 Kelurahan Uwung Jaya, Yoyon Herman mengatakan, "Pesan saya penerima manfaat harus bersyukur karena menunggu giliran untuk bedah rumah itu nunggunya tidak cukup satu tahun," ujarnya.
Selain itu Yoyon juga mengharapkan kepada Pemerintah Kota Tangerang jika akan melaksanakan program bedah rumah agar anggarannya dapat disesuaikan atau ditambah, "Kalau harapan saya buat pemerintah harusnya anggarannya ditambah karena tingkat kerusakan rumah berbeda-beda" ungkapnya.
Baca Juga: Aksi Demo Telan Dua Korban Anggota Satpol PP Tertimpa Pintu Gerbang, Tolak Jabatan Ketua DPRD Lebak
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin menyampaikan, di 2024 ini ada sebanyak 449 rumah yang menjadi sasaran program bedah rumah. Pada kesempatan ini Nurdin juga melakukan inspeksi ke rumah-rumah yang sudah selesai dilakukan perbaikan pada tahun 2023 lalu.
"Hari ini, Pemkot Tangerang melaunching program bedah rumah atau perbaikan rumah tidak layak huni. Tahun ini targetnya ada sebanyak 449 rumah yang tersebar di Kota Tangerang. Saat ini, kami terus melanjutkan upaya-upaya menyasar rumah yang masih tidak layak huni. Tadi juga kami sudah lihat rumah yang dibedah tahun lalu. Rumahnya cukup bagus, penerimanya cukup senang dan yang terpenting rumahnya sudah layak huni dan sehat," ungkapnya, Minggu, (15/9/2024).
Sementara itu, Kepala Disperkimtan Kota Tangerang Decky Priambodo mengatakan, dalam program bedah rumah ini tidak hanya sekadar memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni. Tetapi, juga ada masalah-masalah yang dapat diatasi seperti pengurangan kawasan kumuh, pengurangan kemiskinan, intervensi stunting dan juga TBC.
"Kemarin sudah kami sinkronisasi program-program yang ada di Pemkot Tangerang bagaimana dari satu kegiatan yang dilakukan dapat menyelesaikan tiga hingga empat target output. Program ini sangat relevan dengan empat kegiatan yaitu penekanan angka prevalansi stunting, upaya pengurangan kawasan kumuh, penurunan angka kemiskinan ekstrem dan pengurangan angka TBC.
Contohnya dalam menangani TBC, kami akan evaluasi lagi apakah rumah yang diperbaiki apa sudah tidak lembab, sirkulasi udara dan ventilasinya cukup agar menjadi rumah yang sehat. Penerima bedah rumah juga akan dilakukan skrining TBC," jelasnya.
Ke depannya, program tersebut akan terus dipertajam dan dikembangkan. Pemkot Tangerang juga akan terus berusaha agar masyarakatnya dapat hidup lebih sehat, lebih layak dan intervensi dilakukan melalui program-program ini.
"Tadi juga setelah dilihat, alhamdulillah masyarakat yang telah mendapatkan bantuan program ini hidup lebih baik dan lebih layak. Pemkot Tangerang juga terus berusaha agar masyarakat hidup lebih sehat dan lebih layak melalui intervensi dari program-program seperti ini," tutupnya.[**]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Indonesia dan Rusia Jajaki Kerja Sama Satelit dan AI, Ada Apa di Baliknya?
- 10Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026 Ternyata Hoaks, Komdigi Buka Fakta Sebenarnya



