Banten

Hotman Paris Sindir Dedi Mulyadi Ikut Campur Kasus Vina Cirebon, Mendoakan Segera Terpilih Gubernur

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 31 Juli 2024, 10:04 WIB
Hotman Paris Sindir Dedi Mulyadi Ikut Campur Kasus Vina Cirebon, Mendoakan Segera Terpilih Gubernur

AKURAT BANTEN - Tim Hotman 911 menggelar konferensi pers terkait kasus pembunuhan Vina di Cirebon yang terjadi pada 2016 lalu, di salah satu keraton di Cirebon pada, Selasa (30/7/2024).

Sebelumnya, Hotman Paris sempat berseteru dengan Iptu Rudiana, karena tidak berani muncul dan menjelaskan semua tudingan bahwa dia sudah merekayasa kasus pembunuhan Vina dan Eky sehingga menjerat 8 tersangka.

Pada konferensi pers tersebut, turut hadir keluarga korban pembunuhan Vina dan Eky didampingi Hotman Paris selaku kuasa hukum, seperti, Marliana kakak kandung Vina dan Ayah Eky.

Baca Juga: Jennifer Disiram Oli Ditengah Aksi Demo Yang Mengangkat Isu Lingkungan dan Sosial, Ini Faktanya!

Saat ditanya oleh crew media, terkait perkembangan terbaru dalam kasus Vina Cirebon dan sidang Peninjauan Kembali Saka Tatal, keduanya mampu menjawab dengan tuntas.

"Ya, jadi, ini dadakan. Kita yang ingin konferensi pers di Cirebon dihubungi oleh Pak Rudiana minta bertemu, ya sudah sekalian saja debat di sini," ujar Hotman Paris, Selasa (30/7/2024) dikutip Akurat Banten.

Dalam kasus ini, sosok Iptu Rudiana dianggap bertanggungjawab atas delapan terpidana yang dijebloskan kepenjara kasus pembunuhan Vina dan Eky dengan membuat skenario seperti, meminta saksi Aep dan Dede untuk memberikan kesaksian palsu pada berita acara pemeriksaan (BAP) 2016 lalu.

Baca Juga: Datangi Bareskrim Mabes Polri, Tessy Srimulat Laporkan Terkait Dirinya Dituduh Bos Judol Inisial T

Namun dalam konferensi pers, Hotman Paris kembali menyasar dengan menyindir Dedi Mulyadi, menyebut tidak memiliki kompetensi sebagai saksi dalam sidang PK Saka Tatal di hari yang sama, Selasa (30/7/2024).

"Aku juga bingung sama itu orang. Ngapain dia maju ke persidangan? Dia kan bukan saksi. Sudah cukuplah," tegasnya.

Hotman meminta Dedi Mulyadi agar berhenti terjun langsung di dalam kasus Vina Cirebon.

"Sudah cukuplah kampanye, sudah cukuplah, Mas. Sudah selesailah itu. Janganlah terus-terusan itu berlanjut terus. Anda tidak memenuhi syarat sebagai saksi," ujar Hotman.

Baca Juga: Fakta Baru! Bukan Pembunuhan, Farhat Abbas Katakan Pendarahan Vina karena Menstruasi

Hotman Paris pun menyindir Dedi Mulyadi yang dinilainya mencari popularitas lewat kasus Vina Cirebon untuk pencalonan dirinya sebagai gubernur Jawa Barat.

"Kalau (Dedi Mulyadi) kalah populer, Anda masih kalah sama gue populernya, sudah cukuplah ini sudah populer. Mudah-mudahan cepat terpilih pencalonan (gubernur)," kata Hotman Paris.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.