UPDATE! Berikut 5 Perkembangan Terbaru Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

AKURAT BANTEN - Kasus pembunuhan Vina bersama sang kekasihnya yang terjadi di Cirebon, Jawa Barat tahun 2016 sampai saat ini masih menjadi tanda Tanya.
Pasalnya, 3 dari 11 pelaku pembunuhan Vina sampai saat ini belum diketahui keberadaannya sehingga pihak yang berwajib belum bisa menemukan ketiganya.
Seperti diketahui, kasus pembunuhan Vina di Cirebon diangkat kembali lantaran baru ini kisah nyata pembunuhan Vina diadaptasi menjadi film yang dirilis di Bioskop dengan judul Vina sebelum 7 hari.
Baca Juga: Dugaan Surat Sakti Oknum Wakil Pimpinan DPRD Lebak Rekomendasikan Calon Anggota PPK Pilkada Ke KPU
Dalam ceritanya, film tersebut mencoba untuk mereka ulang kejadian yang dialami oleh Vina dan sang kekasihnya yang bernama Muhammad Risky Rudiana alias Eki.
Menurut informasi yang didapatkan tim Akurat Banten, sampai saat ini kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini dan mengejar ketiga pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Lantas, bagaimana perkembangan terbaru dari kasus pembunuhan Vina di Cirebon? Berikut ulasannya.
Update Perkembangan Terbaru Kasus Vina
Sebar ciri-ciri ketiga DPO pembunuhan Vina
Baru ini Polda Jawa Barat telah merilis ciri-ciri DPO yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Vina.
Baca Juga: Mantap! Menkeu Sri Mulyani Tetapkan Jadwal Pencairan Gaji Ke-13 2024 Bagi Pensiunan
Adapun ketiga DPO tersebut diantaranya, pertama bernama Pegi alias Perong. Pegi disebut sebagai pria yang berusia 30 tahun dengan tinggi 160 cm. Memiliki perawakan kecil, rambut keriting, kulit hitam.
Dalam catatan polisi, Pegi terakhir tinggal di Desa Banjarwangun Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon.
DPO kedua bernama Andi, laki-laki yang berusia 31 tahun dengan tempat tinggal terakhir di desa yang serupa dengan Pegi. Andi memiliki tinggi badan 165 cm dengan perawakan kecil, rambut lurus dan kulit hitam.
Baca Juga: Indeks Kebahagiaan Provinsi Banten Terendah se-Indonesia, Arief: Itu Realistis!
DPO terakhir bernama Dani, usia 28 tahun dengan tinggi 170 cm, badan sedang rambut keriting dan kulit sawo matang.
Dalami keaslian identitas
Sampai saat ini penyidik Polda Jawa Barat masih berusaha untuk mencari identitas dari tiga tersangka. Polisi juga masih menelusuri jejak kasus Vina dengan mendatangi orang tua, kerabat hingga sekolah tiga buronan tersebut.
Bareskrim ikut turun tangan
Kini Bareskrim Polri ikut turun tangan mengerahkan tim asistensi untuk membantu Polda Jawa Barat mencari keberadaan 3 tersangka yang menjadi DPO.
Baca Juga: Apartemen di Tangsel Dijadikan Laboratorium Produksi Ganja Sintetis Sejak 2023
Bahkan Polda Metro Jaya juga sudah menyatakan siap membantu mencari serta menangkap pelaku pembunuhan Vina dan pacarnya, Eki karena beredar bahwa salah satu pelaku berada di Jakarta.
Kejanggalan BAP
Pengacara kondang, Hotman Paris menyebut ada kejanggalan dari kesaksian 8 pelaku pembunuhan Vina. Hal tersebut disampaikan Hotman usai menemui keluarga Vina.
Kejanggalan tersebut didapat lantaran delapan pelaku yang telah dijatuhi vonis oleh pengadilan akan tetapi keterangannya tiba-tiba berubah dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Baca Juga: Apartemen di Tangsel Dijadikan Laboratorium Produksi Ganja Sintetis Sejak 2023
Hotman bahkan menduga ada pengaruh dari sosok yang ada dibelakang ketiga buronan untuk menghilangkan keterlibatan mereka.
Kasus diusut ulang
Atas kejanggalan dalam BAP yang berubah secara bersamaan, Hotman mendesak Kapolda Jawa Barat dan Kapolri untuk menyelidiki ulang kasus pembunuhan.
Selain itu, Hotman juga meminta Kapolri dan Kapolda untuk memerintahkan pengamanan dokumen BAP dari delapan terpidana yang menyatakan ketiga DPO yang terlibat dalam kasus pembunuhan Vina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







