Dua Kali Per Tahun, Bupati Serang Bersama Baznas Santuni Ribuan Anak Yatim

AKURAT BANTEN - Menjelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama Baznas Kabupaten Serang memberikan santunan untuk anak yatim dan dhuafa di lapangan Tennis Indoor Setda Kabupaten Serang pada Rabu (3/4/24).
Dalam kegiatan tersebut ada 1.000 anak yang menerima santunan dari Pemkab dan Baznas Kabupaten Serang.
Dana yang disalurkan sebanyak Rp 490 juta yang bersumber dan infaq dan sedekah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.
"Alhamdulillah, ini kegiatan rutin untuk yatim dhuafa. Dua kali setiap tahun, pada bulan Ramadan dan Muharam. Pada Muharam, kita sebut lebaran yatim," kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.
Ia mengungkapkan, ada 1.000 yatim dari 50 yayasan yang diberi santunan, berupa peralatan sekolah dan uang tunai. Termasuk bantuan beras untuk yayasan yatim dhuafa.
"Secara pribadi, kita punya tanggung jawab selaku umat Islam, melekat untuk mengurus yatim. Jika setiap keluarga yang mampu membantu 1 sampai 3 anak yatim, tentu akan sangat banyak yang terbantu," ujarnya.
- Baca Juga: PMI Banten Turunkan 518 Relawan Untuk Bantu Pemudik Hari Raya Idul Fitri
- Baca Juga: Jepang Tutup Sementara Bandara Udara Dampak Gempa M7,7 di Taiwan
- Baca Juga: Begini Dampaknya di Indonesia Bila Terjadi Tsunami di Taiwan
Tatu meminta pihak yayasan untuk menjamin pendidikan para anak yatim. Seluruh anak yatim di Kabupaten Serang, kata Tatu, tidak boleh ada yang putus sekolah.
"Anggaran Pemkab Serang menjamin setiap siswa bisa menikmati pendidikan SD dan SMP sesuai kewenangan antar pemerintah daerah," ujarnya,
Selain itu, kata Tatu, jika ada anak yatim yang ingin kuliah, Pemkab Serang punya program beasiswa perguruan tinggi.
"Saya sampaikan juga, bila nanti para yatim mau S-1 atau kuliah, jangan takut, mereka harus belajar serius, lulus perguruan tinggi negeri. Insya Allah pemda akan membantu melalui program beasiswa perguruan tinggi," tegas Tatu.
Ketua Baznas Kabupaten Serang Badruddin mengungkapkan, setiap anak yatim mendapat santunan Rp 200 ribu, takjil, dan makan untuk buka puasa bersama.
Selain itu, ada juga bantuan untuk panti asuhan masing-masing diberikan 3 karung beras.
"Kami juga sudah memberi bantuan kepada 500 kiai di 29 kecamatan, untuk pasukan kuning, dan berbagai bantuan keagamaan lainnya," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










