5 Jenis Makanan dan Minuman Yang Harus Dihindari Ketika Berpuasa

AKURAT BANTEN – Berpuasa di bulan ramadhan menurut syariat Islam adalah suatu amalan ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, perbuatan buruk maupun hal yang membatalkan puasa.
Tetapi juga ada 5 Jenis Makanan dan Minuman yang harus dihindari saat berpuasa.
Meskipun menahan makan dan minum saat berpuasa, namun anda perlu memperhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi pada saat sahur dan berbuka.
Berikut adalah beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat berpuasa!
1. Gorengan
Gorengan mengandung lemak jenuh yang jika dikonsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko obesitas dan kolesterol jahat dalam tubuh.
Gorengan juga dapat melambatkan pengosongan lambung,
sehingga asam lambung akan naik dan tenggorokan menjadi panas.
- Baca Juga: 8 Tips Bangun Sahur Agar Tidak Kesiangan Selama Ramadhan, kamu Harus Coba!
- Baca Juga: 5 Keistimewaan Malam Nuzulul Quran, Bikin Kamu Jadi Tambah Beriman!
- Baca Juga: Shalat Tarawih, Lebih Baik 11 Rakaat atau 23 Rakaat? Simak Penjelasan Berikut
2. Makanan yang Terlalu Manis
Makanan manis yang dianjurkan saat berbuka puasa adalah yang berasal dari jus atau sari buah alami seperti kurma.
Sedangkan yang berasal dari gula rafinasi atau tambahan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.
Makanan yang terlalu manis bisa membuat kadar gula darah melonjak dengan cepat, sehingga memberatkan kerja pankreas dalam menghasilkan insulin, meningkatkan risiko kegemukan, serta membuat kadar gula dalam darah melebihi batas normal (hiperglikemia).
3. Makanan yang Mengandung Gas
Makanan bergas seperti nangka, kol, durian, dan kedondong bisa merangsang peningkatan asam lambung di dalam tubuh.
Dampaknya, anda akan rentan mengalami gejala sakit maag seperti kembung, mual, perih, dan nyeri yang bisa mengganggu aktivitas berpuasa.
Selama berpuasa, dianjurkan untuk menghindari makanan yang bisa merangsang produksi asam lambung.
Misalnya makanan bergas, makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, dan minuman berkarbonasi.
4. Kafein
Sebisa mungkin, hindari konsumsi kafein (seperti cokelat, teh, kopi, dan minuman bersoda) saat puasa.
Ini karena kafein dapat menimbulkan efek diuretik, yaitu efek yang bisa menyebabkan sering buang air kecil dan membuat anda merasa cepat haus.
Kafein juga bisa mengiritasi dinding lambung dan meningkatkan produksi asam lambung, sehingga konsumsi kafein tidak dianjurkan pada pengidap sakit maag.
Namun, jika anda tetap ingin minum kopi saat puasa, berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Minum segelas kopi saat sahur.
Minum kopi 2 jam setelah berbuka puasa.
Imbangi asupan kafein dengan perbanyak minum air putih.
5. Minum Dingin (Es)
Menghilangkan rasa haus dengan es, justru bisa membuat pembuluh darah berkontraksi dan menyebabkan gangguan pencernaan.
Sebagai gantinya, anda dianjurkan untuk minum air yang hangat.
Selama berpuasa, ada baiknya anda memperhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi. Utamakan kualitas bukan kuantitas.
Makanan yang berkualitas akan membuatmu kenyang lebih lama dan berenergi ketimbang makan makanan tidak sehat dalam jumlah banyak (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










