Banten

Pesawat SMART AIR Hilang Kontak di Tarakan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Mitha Theana | 8 Maret 2024, 21:00 WIB
Pesawat SMART AIR Hilang Kontak di Tarakan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

AKURAT BANTEN - Pesawat milik operator penerbangan PT Smart Aviation atau SMART AIR mengalami hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Juwata Tarakan, Kota Tarakan. 

Pesawat dengan registrasi PK SNE tipe Pilatus PC 6 tersebut bertolak dari Tarakan pada pukul 08.26 WITA. 

Menurut estimasi, pesawat tiba di Bandara Binuang, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, pukul 09.20 WITA. Namun hingga pukul 11.26 WITA, pesawat belum juga menarat. 

Baca Juga: Link Live Streaming dan Jadwal Pertandingan Manchester United vs Everton Liga Premier Inggris Pekan ke 28, Mudah dan Gratis!

Peristiwa hilang kontaknya pesawat ini pun dilaporkan Airnav Tarakan ke Kantor SAR (Basarnas) Tarakan.

Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dengan seluruh pihak terkait di Bandara Juwata Tarakan.

"Kami sudah menerjunkan Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran menggunakan Pesawat PK-SNO dari Long Bawan ke Binuang," katanya, dalam pesan elektronik yang diterima Akurat Banten, Jumat (8/3/2024). 

Ditambahkan, berdasarkan lokasi spider track, posisi pesawat berada pada koordinat 3°37'34.58"N 116°24'51.46"E. 

Namun saat Tim SAT Gabungan ke lokasi, hasilnya nihil.

Baca Juga: Gara-gara Rokok Murah, Ayah Bacok Istri dan Habisi Nyawa Anak Tiri

"Pukul 12.30 WITA, Basarnas Pusat menginformasikan koordinat Emergency Locator Transmitter (ELT) dari SMART AIR yang diterima Local User Terminal (LUT) pada koordinat 3°44'10.00"N 115°50'53.58"E dan 3°44'9.10"N 115°55'45.36," sambungnya.

Dilanjutkan, berdasarkan sinyal dari LET yang diterima LUT tersebut, Pesawat PK-SNG dan PK-VVU melakukan penyisiran dari Malinau ke Binuang mulai dari pukul 14.26 hingga 16.08 Wita. 

"Hasilnya masih nihil dan pesawat mendarat di Malinau untuk pengisian bahan bakar," terangnya. 

Penyisiran kembali dilakukan dengan menggunakan Heli Bell 412 EPI REG GA 5224 milik Kodam VI Mulawarman dari Tarakan menuju Binuang pukul 16.57 WITA dengan estimasi 45 menit dan tiba di Binuang pukul 17.43 WITA.

"Heli Bell membawa 6 tim rescue Basarnas Tarakan dan 4 kru Heli," tambah Syahril.

Hingga pukul 19.00 WITA, operasi SAR pesawat hilang kontak dihentikan sementara, dikarenakan kondisi cuaca gelap dan melakukan pengisian bahan bakar di Malinau.

"Operasi SAR dilanjutkan esok hari sesuai rencana operasi tim SAR gabungan," tukasnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.