3 Orang TEWAS Lompat Dari Ketinggian, Mulai dari SD, SMP sampai MAHASISWA

AKURAT BANTEN - Wikipedia: Bunuh diri (sering disingkat sebagai bundir) adalah sebuah tindakan sengaja yang menyebabkan kematian pada diri sendiri. Bunuh diri sering kali dilakukan akibat putus asa, yang penyebabnya sering kali dikaitkan dengan gangguan jiwa misalnya depresi, gangguan bipolar, skizofrenia, ketergantungan alkohol, atau penyalahgunaan obat.[1] Faktor-faktor penyebab stres antara lain kesulitan keuangan atau masalah dalam hubungan intrapersonal sering kali ikut berperan. Upaya untuk mencegah bunuh diri antara lain adalah dengan pembatasan akses terhadap senjata api, merawat penyakit jiwa dan penyalahgunaan obat, serta meningkatkan kondisi ekonomi.
1. Pelajar SMP 132 Lompat dari lantai 4
Tempat kejadian: SMPN 132 Jakarta Barat
Waktu Kejadian : Senin, 9 Oktober 2023
Nama Korban : Inisial D
KRONOLOGI Kejadian:
Seorang pelajar SMP Negeri 132 cengkareng Jakarta Barat tewas Lompat dari ketinggian lantai 4 sekolah. Sekitar pukul 09.30 Wib, Menurut Saksi berinisial Raf, Riz,Ad bahwa.
Baca Juga: DUA HARI 2 KORBAN, Jogja di Rundung Kasus 'BUNUH DIRI' Lompat Dari Ketinggian!
KRONOLOGI Kejadian:
Seorang pelajar SMP Negeri 132 cengkareng Jakarta Barat tewas Lompat dari ketinggian lantai 4 sekolah. Sekitar pukul 09.30 Wib, Menurut Saksi berinisial Raf, Riz,Ad bahwa:
"Korban setelah sarapan di kantin sekolah (makan nasi uduk) kemudian korban mengajak tiga kawanya untuk Merokok di samping ruangan kelas IX G lantai 4, kemudian Korban lari kedalam kelas mengarah kejendela yang tidak ada kaca dan teralisnya, mungkin Korban hanya berniat ingin melompat saja, Namun di duga korban melompat terlalu kencang sehingga korban jatuh terpeleset ke bawah dari lantai 4 Sekolah SMP N 132"
“Benar ada kejadian (bunuh diri) di SMP 132," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan Situmorang saat dihubungi, Senin (9/10/2023).
Hasoloan mengatakan saat ini tim kami telah ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki lebih lanjut dugaan kasus tersebut, sekaligus untuk mengambil keterangan dari beberapa saksi terkait.
Baca Juga: Tewas! Pelajar SMPN 132 Cengkareng Jakarta Barat, Lompat dari Ketinggian Lantai 4 Sekolah
2. Mahasiswi Melompat dari lantai 4
Tempat kejadian: Gedung Asrama Putri UNIRES UMY Bantul Jogjakarta
Waktu Kejadian : Senin, 2 Oktober 2023
Nama Korban : Syakirah Qadisah Febriana (18 Tahun)
KRONOLOGI Kejadian:
Kasus dugaan bunuh diri yang merenggut nyawa mahasiswi UMY.Perempuan 18 tahun itu melompat dari gedung lantai 4 Asrama Purti UNIRES UMY pada Senin pagi.
Almarhum Syakirah Meandra Qadisah Febriana diduga sudah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri,memiliki niat untuk mengakhiri hidupnya, karena ditemukan banyak obat Bodrex yang hanya meninggalkan kemasannya. Saat ini pihak UMY dan pihak Kepolisian masih menyelidiki dan mendalami penyebab dari kematian pelajarnya, meski polisi menduga ada riwayat depresi, Namun pihak UMY belum mau memastikan hal tersebut lebih dini.
Baca Juga: Pria Rebahan di Rel Terlindas KRL di Serpong, Diduga Bunuh Diri
3. Pelajar SD Tewas Melompat dari lantai 4
Tempat Kejadian: SDN 06 PetukanganUtara, Jakarta Selatan
Waktu kejadian : 26 September 2023
Nama Korban : Berinisial SR
KRONOLOGI Kejadian:
Polres Jakarta Selatan mengungkapkan rangkaian peristiwa sebelum siswi sekolah dasar (SD) berinisial SR melompat dari lantai empat gedung SDN 06 Petukangan Utara, Jakarta Selatan, pada tanggal 26 September 2023.
Peristiwa tersebut berawal saat seluruh murid di sekolah dasar itu, termasuk SR mengikuti kegiatan "pembiasaan" sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) itu dimulai.
“Jadi rangkaian peristiwa bahwa di pagi hari itu sesuai dengan jadwal di sekolah tersebut, dimulai pukul 06.30 itu ada kegiatan pembiasaan untuk penampilan drama atau teatrikal,” ujar Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yossi kepada awak media, Senin (2/10/2023).
Namun, dalam kegiatan pembiasaan tersebut, SR terlibat aksi saling dorong dengan salah seorang teman sekelasnya dan kejadian dilaporkan ke wali kelas. Kemudian Wali kelas memanggil SR dan temannya seusai kegiatan pembiasaan berakhir pada pukul 07.30 WIB.
Baca Juga: Jangan Sepelekan! Depresi Bisa Picu Bunuh Diri, Kenali Gejalanya Berikut
Keduanya pun diberi nasihat di depan pintu kelas sebelum KBM dimulai. Setelah menengahi dan menasihati, keduanya sama-sama bersalaman.
“Kemudian yang bersangkutan ke kamar mandi dan tidak kembali ke kelas. Setelah itu dapat kabar dari guru di kelas sebelahnya bahwa almarhum ditemukan sudah posisi berada di lantai dasar,” kata Yossi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










