Banten

Terobos Medan Ekstrem Polisi Aceh Tengah Andalkan Motor Trail Antar Bantuan ke Desa Terisolasi

Moehamad Dheny Permana | 27 Desember 2025, 04:10 WIB
Terobos Medan Ekstrem Polisi Aceh Tengah Andalkan Motor Trail Antar Bantuan ke Desa Terisolasi

Akurat Banten - Puluhan personel Polres Aceh Tengah menembus jalur ekstrem menggunakan motor trail untuk menjangkau desa-desa terpencil yang terisolasi akibat banjir dan longsor demi memastikan bantuan kemanusiaan sampai ke tangan warga.

Langkah ini diambil karena sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah hingga kini belum dapat diakses kendaraan roda empat akibat rusaknya infrastruktur dan tertutup material longsor.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq mengatakan operasi kemanusiaan tersebut difokuskan pada daerah yang paling sulit dijangkau dan membutuhkan penanganan cepat.

“Hari ini kita menerobos tiga kecamatan yaitu Ketol, Bintang, dan Rusip Antara karena aksesnya terbatas dan hanya memungkinkan dilalui kendaraan roda dua,” ujar Taufiq.

Di Kecamatan Ketol, tim kepolisian membawa bantuan logistik ke sejumlah desa yang masih terputus aksesnya, seperti Desa Burlah, Bintang Pepara, Kekuyang, dan Buge Ara.

Pendistribusian bantuan di wilayah ini tidak dapat dilakukan secara langsung hingga ke permukiman warga karena jembatan utama terputus akibat terjangan banjir.

Bantuan kemudian diserahkan di titik aman di tepi sungai dan diterima langsung oleh kepala desa setempat untuk dilanjutkan kepada masyarakat.

“Karena jembatan putus, bantuan hanya bisa kami antar sampai batas sungai dan selanjutnya disalurkan oleh aparat desa,” kata Taufiq.

Baca Juga: Peran Sentral Mendagri Dinilai Krusial Percepat Respons Banjir dan Longsor di Sumatera

Selain bahan pangan, kepolisian juga menyerahkan sling kawat baja bantuan dari Kapolri untuk membantu warga menyeberang sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik.

Menurut Taufiq, fasilitas darurat tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sementara sebelum perbaikan infrastruktur permanen dilakukan pemerintah terkait.

Sementara itu, pendistribusian bantuan di Kecamatan Bintang dipimpin Kabag Ren Polres Aceh Tengah Kompol Junaidi dengan menghadapi medan berlumpur dan jalur licin.

Adapun tim yang bergerak ke Kecamatan Rusip Antara dipimpin oleh Kabag SDM Polres Aceh Tengah Kompol Ahmad Yani dengan metode penyaluran langsung ke rumah-rumah warga.

Petugas harus berjalan kaki dan menuntun motor di beberapa titik untuk dapat menjangkau permukiman yang tersebar di perbukitan.

“Kami membagikan bantuan secara door to door sambil menyapa warga agar mereka tetap semangat menghadapi kondisi sulit ini,” ujar Taufiq.

Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk menyalurkan logistik, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi korban bencana.

Baca Juga: TRAGEDI NYATA! Istri Menangis Histeris di Depan Jenazah, Padahal Suaminya Masih Hidup di Sawah!

Sejak bencana banjir dan longsor melanda Aceh Tengah, Polres setempat telah aktif membuka posko pengungsian dan posko kesehatan.

Berbagai kebutuhan dasar seperti bahan pangan, obat-obatan, dan layanan kesehatan terus disalurkan secara berkala untuk memastikan warga tetap terpenuhi kebutuhannya.

Taufiq menyebut upaya ini akan terus dilakukan selama masih ada wilayah yang terisolasi dan masyarakat membutuhkan bantuan.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan memberi harapan agar tetap kuat menghadapi cobaan,” ujar AKBP Muhammad Taufiq.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.