Bupati Lebak Buka Gemuruh Lebak Ruhay, Tegaskan Layanan Publik Berkelas dan Komitmen Kerukunan

AKURAT BANTEN, LEBAK - Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya membuka kegiatan Acara Gemuruh Lebak Ruhay 2025, pada Rabu (10/12/2025).
Acara tersebut menghadirkan sedikitnya 75 stand pelayanan publik, yang menjadi etalase kolaborasi antara pemerintah, lintas lembaga dan menghadirkan layanan cepat, mudah, dan dekat bagi masyarakat.
Usai membuka kegiatan, Bupati langsung meninjau satu per satu stand yang berjejer untuk memastikan kualitas pelayanan berjalan optimal. Di hadapan unsur Forkopimda, tokoh agama, dan ratusan masyarakat.
Baca Juga: Dikira Hari Kiamat, Kisah Pilu Seorang Bocah yang Selamat dari Terjangan Arus Banjir Aceh
Diungkapkan, bahwa kerukunan ini adalah fondasi utama pembangunan Kabupaten Lebak.
“Bangsa yang maju adalah masyarakatnya yang rukun,” jelas Bupati Hasbi dalam sambutannya.
Ditekankan pula, bahwa pemerintah daerah menjamin penuh kerukunan umat beragama di Kabupaten Lebak.
Baca Juga: Timnas 3x3 Putri Tumbangkan Filipina 21-15, Jalan ke Semifinal SEA Games 2025 Kian Terbuka
Dalam momentum pembukaan Gemuruh Lebak Ruhay 2025, Bupati secara lugas memaparkan, bahwa kerukunan bukan hanya jargon, melainkan arah kebijakan yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui layanan publik yang inklusif.
“Membantu orang lain tidak boleh memandang perbedaan apa pun,” ungkapnya sembari disambut tepuk tangan yang hadir.
Menurutnya, rukun dan solidnya masyarakat akan menghadirkan keberkahan serta kemudahan dalam melaksanakan mandat rakyat untuk mewujudkan Lebak yang rukun, unggul, hegar, aman, dan yakin (RUHAY).
Baca Juga: Pemkab Tangerang Jadi Daerah Pertama Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Sumatera
Bupati Hasbi dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda yang hadir, di antaranya:
- Dandim 0603 Lebak Letkol Arm l Gede Mahendra
- Kapolres Lebak AKBP Hervi Yudzaki
- Kajari atau perwakilan
- Kepala Kantor Kemenag Lebak
- Ketua MUI Lebak KH B Mahbudin
- Kepala BPJS Ketenagakerjaan
- Para Kepala OPD Pemkab Lebak
- kalapas Lebak
- Ketua Dekranasda Lebak Diana Jayabaya
Bupati juga menyoroti komitmen Kodim 0603 dan Dinas Koperasi dalam mengawal Inpres Nomor 9 terkait pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, dengan target pembentukan 57 koperasi desa tahun ini.
Hasbi dihadapan para tamu undangan mengungkapkan, bahwa malam nanti Pemkab Lebak akan menerima penghargaan Hak Asasi Manusia dari Kementerian Hukum dan HAM.
“Saya secara pribadi merasa belum pantas mendapat penghargaan, karena perubahan besar belum banyak. Tapi ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran, termasuk Polres yang selalu hadir dalam dinamika masyarakat,” jelas Bupati Hasbi.
Hasbi mengingatkan pada masyarakat, bahwa pembangunan daerah membutuhkan waktu dan tahapan.
Baca Juga: Mendagri Bekukan Sementara Bupati Aceh Selatan, Jabatan Diambil Alih Baital Mukadis
“Membangun daerah tidak seperti mengetuk jari atau menghabiskan secangkir kopi. Perlu proses, kesabaran, dan kerja bersama,” ucapnya.
Bupati secara khusus menyampaikan salam hormat kepada para pemuka agama Kristen, Katolik, dan tokoh lintas iman yang hadir, seperti Pendeta Gideon, Pendeta Maksi dan Romo Queen.
Menurut Hasbi, Gemuruh Lebak Ruhay adalah ruang bersama untuk memperkuat silaturahmi, solidaritas, dan persaudaraan antarwarga Lebak yang majemuk. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 3Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 6Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 7Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 8Gibran Digugat ke MK, Palti Hutabarat Tantang Wapres Buka Suara, 'Kini Waktunya Hadapi Semua Tuduhan'
- 9Sengketa Ijazah Gibran di MK Makin Panas, Denny Ungkap 6 Kasus Diskualifikasi dari Negara Lain
- 10Said Didu Peringatkan Prabowo soal Istana, 'Menteri Tak Sejalan Oligarki Bisa Tersandung?'








