AKURAT BANTEN - Sidang Paripurna dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Tangerang yang ke-393 tahun diwarnai aksi protes di dalam ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (13/10/25).
"Tangerang belum gemilang," teriak Ketua GMNI Kabupaten Tangerang Endang Kurnia dalam aksinya di Ruang Paripurna.
Endang melakukan aksi itu bersama dua orang temannya. Aksi itu hanya berlangsung beberapa menit. Penjaga keamanan gedung DPRD langsung mengamankan para demonstran yang menerobos masuk tersebut.
Baca Juga: Keracunan MBG Makan Spaghetti disebut Kaget Lambung oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
Endang mengatakan, aksi tersebut merupakan bagian dari refleksi HUT ke-393 Kabupaten Tangerang. Ia menyoroti berbagai isu yakni permasalahan kemiskinan struktural, pendidikan, kesehatan, lingkungan serta pembangunan yang tidak merata.
"Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang ke-393 tahun 2025 seharusnya tidak hanya menjadi seremonial, melainkan refleksi bersama tentang arah pembangunan daerah," kata Endang.
Menurutnya, Kabupaten Tangerang perlu melakukan reorientasi paradigma pembangunan dari yang bersifat pertumbuhan ekonomi berbasis industri, menjadi pembanvunan manusia berbasis keberlanjutan sosial.
Baca Juga: Warga Tangerang Jangan Sampai Jadi Korban, Begini Cara Hindari Penipuan Video Call yang Marak
"Kemiskinan, ketimpangan pendidikan, keterbatasan layanan kesehatan, dan krisis lingkungan di Kabupaten Tangerang mencerminkan bahwa pembangunan belum berorientasi pada kesejahteraan rakyat secara utuh," jelasnya.
Di luar gedung parlemen, mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) juga menggelar aksi massa dengan mengusung tema 'Tangerang Semakin Gemilang hanyalah Utopis'.
Ketua HMI Kabupaten Tangerang Akmal mengatakan, pergerakannya ini menuntut persoalan darurat sampah, Tambahan Penghasilan Berbasis Kinerja (TPBK) ASN, sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta menyoroti ketimpangan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Jokowi Ketakutan? Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN
"Ironis sekali Kabupaten Tangerang memiliki pendapatan terbesar di Provinsi Banten tetapi memiliki presentase penduduk termiskin nomor tiga," kata dia.
Akmal berharap, HUT ke-393 Kabupaten Tangerang bukan hanya menjadi momentum perayaan, tetapi menjadi refleksi bagi masyarakat untuk menuntut tanggung jawab sosial pemerintah dalam hal pembangunan daerah inklusif.
"Semoga masyarakat Kabupaten Tangerang di HUT Kabupaten Tangerang yang ke-393 terus semangat dalam mengkritik kebijakan pemerintah walaupun pemerintahnya banyak yang seenaknya," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menemui aksi massa seusai melangsungkan sidang Paripurna dalam rangka HUT ke-393 Kabupaten Tangerang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Gibran? Prabowo Disebut Punya 4 Kandidat Cawapres, Ada Nama Mengejutkan
- 2Gugatan Ijazah Gibran di MK Mulai Terbaca, Alasan Ini Bisa Bikin Permohonan Kandas!
- 3Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
- 4Gibran Disorot Dino Patti Djalal Gegara Gugatan MK, Kalimat “Bela Diri” Ini Bikin Heboh!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Pramono Anung Buka Suara, 'Ada Pesan Penting untuk Pemerintah'
- 6Roy Suryo Bongkar Kejanggalan Dokumen Pendidikan Gibran, Ada Keterangan yang Dipertanyakan
- 7Langit Malam 14 September Bikin Geger, Bulan dan Venus Ternyata Punya 'Pertunjukan' Khusus
- 8Purbaya Dicopot Prabowo, Isi Garasinya Bikin Kaget: Ada Mobil Miliaran Rupiah!
- 9Roy Suryo Minta Rp206 Juta, Hakim Cuma Beri Rp5 Juta! Responsnya Bikin Kaget
- 10Life Jacket Bertuliskan KM Samudera Pratama Ditemukan di Selat Sunda









