Terkuak! Sensen Angguk Soal Gaji 'Dua Digit', Tapi Curhat Eks Karyawan Rafi Ahmad, Ungkap Sisi Kelam RANS: ‘Sepadet dan Secapek Itu’!

AKURAT BANTEN-Sorotan publik terhadap karyawan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tak pernah padam.
Kabar gaji fantastis selalu mengiringi, namun curahan hati terbaru dari salah satu eks produser RANS Entertainment mengungkap sisi lain yang tak banyak diketahui publik.
Dilansir dari laman TribunJatim.com, mimpi bekerja di bawah naungan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di RANS Entertainment mungkin terasa seperti jackpot.
Berbagai rumor tentang gaji yang "fantastis" selalu menjadi daya tarik utama. Namun, baru-baru ini, kepergian salah satu talenta terbaik mereka, Sharimaya Ulfina (Maya), menjadi sorotan.
Setelah empat tahun mengabdi sebagai Produser Toko Mama Gigi, Maya memutuskan untuk pamit.
Alasan ia mundur bukan karena lingkungan kerja yang buruk, melainkan hal yang jauh lebih umum di industri kreatif: kelelahan parah (burnout).
Baca Juga: Jatuh Tiga Kali ke Jurang Kegelapan: Pengakuan Mengejutkan Olla Ramlan tentang Percobaan Bunuh Diri
Melalui unggahan di akun Instagramnya @mayaaulfina, Maya blak-blakan. Ia mengungkapkan bahwa banyak orang tidak menyadari betapa padat dan melelahkannya bekerja di RANS.
“Gak banyak yang tau, kalau kerja disini tuh sepadet dan secapek itu... RANS juga adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang agency. Kalian tau kan yaa gimana rasanya kerja di agency? Capek iyaa capek dan banyak menguras waktu & tenaga,” curhat Maya.
Meskipun merasa bersyukur telah bertahan hingga hampir 4 tahun dan mengakui fasilitas serta bos yang baik, Maya merasa kini adalah waktu yang tepat untuk beristirahat.
Ia memilih mundur agar fokusnya tidak terpecah dan kinerjanya tidak menurun, sebuah keputusan yang menunjukkan profesionalitas tinggi.
Postingan Maya ini langsung dibanjiri komentar positif dari warganet dan rekan-rekan, yang memahami betapa beratnya tuntutan kerja di industri entertainment. Mereka memuji keberanian dan profesionalisme Maya.
Berapa Sebenarnya Gaji Karyawan RANS? Asisten Pribadi Raffi Ahmad Angkat Bicara!
Di tengah sorotan atas 'kelelahan' kerja yang terungkap, pertanyaan klasik tentang gaji karyawan RANS Entertainment kembali mencuat.
Perhatian tertuju pada sosok yang paling lama dan paling dekat dengan Raffi, yaitu asisten pribadinya, Sensen.
Sensen, yang sudah mendampingi Raffi Ahmad selama kurang lebih 8 tahun, juga sempat diterpa rumor akan resign.
Namun, melalui akun TikTok pribadinya (@sensenrans17), ia tegas membantah.
“Ini yang katanya aku resign, edan-edannya aku digosipin resign, nih,” ujar Sensen sambil menunjukkan kesibukannya menyiapkan kebutuhan syuting Raffi Ahmad.
Klarifikasi ini memastikan Sensen tetap setia di RANS.
Kehidupan Sensen seringkali menjadi tolok ukur sukses bekerja di RANS.
Di usianya yang ke-30, Sensen telah berhasil membeli rumah mewah senilai Rp 1,7 Miliar serta memiliki mobil pribadi.
Angka ini secara tidak langsung membenarkan adanya gaji yang sangat besar.
Saat ditanya mengenai nominal gajinya, Sensen memilih tidak blak-blakan.
Ia menyebut semua pendapatannya diserahkan kepada sang ibunda.
Namun, saat didesak, Sensen memberikan petunjuk yang membuat publik terkejut.
“Gaji aku ya lumayanlah, ini jujur aku tidak sama sekali tahu. Karena semua aku serahin sama mama,” ujar Sensen.
Ketika pembawa acara menggoda dengan pertanyaan, “Tapi dua digit ada lah ya?” Sensen hanya membalas dengan anggukan dan mengiyakan.
Petunjuk "dua digit" ini menguatkan rumor bahwa gaji karyawan inti RANS, seperti asisten pribadi, berkisar antara belasan hingga puluhan juta Rupiah per bulan.
Baca Juga: BSD City Antar Sinar Mas Land Sabet Penghargaan Asian Experience Awards 2025
Dua Sisi Mata Uang RANS Entertainment: Sukses dan Pengorbanan
Curhatan Maya dan klarifikasi Sensen memberikan gambaran utuh tentang RANS Entertainment.
Di satu sisi, perusahaan ini menawarkan kompensasi finansial yang luar biasa (ditunjukkan oleh aset Sensen dan pengakuan "dua digit") serta lingkungan kerja yang positif.
Namun, di sisi lain, kesuksesan finansial ini datang dengan tuntutan kerja yang sangat tinggi, padat, dan menguras tenaga—sebuah risiko yang wajar bagi perusahaan sekelas agency yang bergerak di lini bisnis entertainment terdepan.
Keputusan Maya untuk mengutamakan kesehatan mental dan waktu, versus Sensen yang menikmati buah manis dari kesetiaan jangka panjang, menunjukkan bahwa bekerja di bawah 'Sultan Andara' adalah pilihan yang menuntut pengorbanan besar, namun juga menawarkan imbalan yang setimpal (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan



