Aliansi Mahasiswa Tangerang Bersiap Turun Aksi 1 September, Bakal Geruduk DPR RI dan Mabes Polri

AKURAT BANTEN - Aliansi Mahasiswa Tangerang (AMT) menggelar konsolidasi pada Sabtu (30/08/2025). Mereka berencana akan menggeruduk DPR RI dan Mabes Polri pada Senin, 1 Agustus.
"Konsolidasi kita terkait menyikapi situasi nasional, di mana di tengah keterpurukan ekonomi justru tunjangan DPR sangat fantastis, terus kita juga menyikapi yang ojol itu," ujar Koordinator Aksi, Saepul Bahri.
Ada pun tuntutan yang bakal disuarakan antara lain, mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri turun dari jabatannya.
"Kepada DPR kita menyoalkan soal tunjangan, pengesahan RUU Perampasan Aset, serta reformasi DPR dan Polri," jelasnya.
Rentetan Aksi di Jakarta
Sebagai informasi, aksi mahasiswa berskala nasional ini sudah dilakukan sejak 21 Agustus 2025 kemarin. Kemudian, aksi ini berlanjut pada tanggal 25.
Pada tanggal 28 Agustus, ribuan buruh melakukan aksi demonstrasi di DPR RI untuk menuntut kenaikan upah 2026. Di hari yang sama, sejumlah demonstran dari elemen masyarakat lainnya juga terjadi di Senayan.
Baca Juga: Harapan Pupus, Inggar Hembuskan Napas Terakhir Setelah Dianiaya, Polisi Kejar Terduga Pelaku
Namun, aksi di hari itu berujung ricuh. Massa dan polisi saling bentrok. Bahkan harus menelan korban yakni Affan Kurniawan—driver ojek online yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di tengah kericuhan.
Sebuah insiden memilukan terjadi saat demo di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).
Meninggalnya Affan semakin memantik kemarahan massa. Pada 29 Agustus, aksi massa bergerak ke sejumlah titik di Jakarta, mulai dari Istana Negara, Mabes Polri, Mako Brimob Kwitang, Polda Metro Jaya, dan DPR RI.
Baca Juga: Masyarakat Tak Perlu Cemas, Beras SPHP Rusak Bisa Langsung Ditukar ke Bulog
Semakin malam, aksi ini semakin tidak terkendali. Situasi di Jakarta semakin menegang. Kericuhan berlangsung hingga hari berganti. Situasi serupa juga terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia.
Pada tanggal 30 Agustus, massa menjarah rumah Anggota DPR RI Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya. Anggota parlemen ini menjadi sasaran amukan massa lantaran adanya statment mereka yang dinilai telah melukai hati masyarakat.
Pada 31 Agustus dini hari, massa juga menyatroni rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Barang di rumah anggota kabinet itu juga ludes dijarah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







