Dugaan 'Kebocoran' Puluhan Miliar di Tirta Benteng, Air Mengalir Uang Menguap

AKURAT BANTEN - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng Kota Tangerang mencatat pendapatan usaha dari penjualan air bersih sebesar Rp310.283.671.085 sepanjang tahun 2024. Angka ini tertuang dalam laporan keuangan tahunan yang telah diaudit. Sabtu (26/7/25)
Namun, pendapatan tersebut dinilai masih belum mencerminkan potensi maksimal dari pemanfaatan air baku yang diambil perusahaan.
Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cidurian–Cisadane Dinas PUPR Provinsi Banten, pemanfaatan air oleh Perumda Tirta Benteng mencapai rata-rata 4.442.863,5 meter kubik per bulan atau sekitar 53.314.362 meter kubik per tahun.
Jika dikalikan dengan tarif pelanggan kelompok II berdasarkan Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 70 Tahun 2022 sebesar Rp7.067,5 per meter kubik, maka potensi pendapatan air yang dikelola Tirta Benteng bisa mencapai sekitar Rp376.799.253.435 per tahun.
Baca Juga: Hasto Kristiyanto Divonis 3,5 Tahun Penjara, Dinilai Bersalah Suap Komisioner KPU
Dewan Pengawas Perumda Tirta Benteng, Yeti Rohaeti, mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini telah melayani sekitar 106.000 sambungan rumah tangga.
"Selama beroperasi ini Tirta Benteng sudah bisa melayani kurang lebih 106.000 sambungan langganan itu untuk 5 kecamatan di zona 1, karena memang zona 2 dan zona 3 saat ini masih dalam proses pembangunan kita kesana mungkin sampai dengan 2030, jadi apa yang sudah dilaksanakan tadi sudah melayani 106.000 sambungan rumah tangga yang sudah kita layani," ujarnya.
Meski telah melayani ratusan ribu sambungan, sejumlah pihak mempertanyakan adanya selisih antara potensi pendapatan dan angka yang tercantum dalam laporan keuangan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan akan meninjau ulang informasi yang ada.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Penjualan SIM Card Teregistrasi dengan Data Pribadi Warga
"Pengelolaan air Tirta Benteng disinyalir pendapatan tidak sesuai sama penjualan airn pak, menurut bapak gimana? darimana tidak sesuainya, coba ntar saya cek ya," ujarnya saat ditemui di Kantor Wali Kota Tangerang kepada wartawan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, enggan berkomentar terkait hal tersebut, ia menyarankan agar mengonfirmasi langsung kepada Direktur Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang.
"Ini pak, terkait pengelolaan air Tirta Benteng, pendapatan sama penjualan airnya tidak sesuai gimana pak? Nanti dengan Dirutnya pak Dodi, sebentar lagi kesini," ucapnya singkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 2Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 3Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 4Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 5Bakar Mesin di 'Kandang' Prabowo, Manuver Tersembunyi Jokowi Isyaratkan Persiapan PILPRES 2029
- 6PILPRES 2029 Pecah Kongsi! Pengamat Cium Isyarat Jokowi-Prabowo Bukan Lagi Sejalan, Diduga Saling Berhadapan, Alasannya Begini
- 7Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 8Kekeringan Landa Cipete, PMI Pinang Salurkan Air Minum Bersih untuk Warga
- 9Mourinho Berlutut Rayakan Gol Mbappe di Camp Nou, Real Madrid Menang 2-1
- 10Jika Dipecat, MU Disebut Harus Bayar Kompensasi Hampir £12 Juta kepada Carrick




