Banten

Terpukul di Kepala Saat Kerusuhan, Pria Muda Jadi Korban Tawuran di Menteng Atas

Moehamad Dheny Permana | 21 Juni 2025, 04:54 WIB
Terpukul di Kepala Saat Kerusuhan, Pria Muda Jadi Korban Tawuran di Menteng Atas

Akurat Banten - Jumat sore, 20 Juni 2025, di kawasan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan mendadak ricuh.

Dua kelompok pemuda terlibat bentrokan sengit di Jalan Dr Saharjo.

Dalam kejadian tersebut, seorang pria berinisial A (30) mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan dagu.

Kerusuhan ini diduga melibatkan kelompok dari wilayah Tebet yang mendadak menyerang area Setiabudi.

Mereka saling serang dengan benda keras dan petasan, membuat suasana jalanan berubah mencekam.

Baca Juga: Kerja Sama Ekonomi RI-Rusia: Peluang Emas atau Ancaman Terselubung?

Dentuman keras dan lemparan batu membuat warga sekitar memilih mengunci pintu rumah mereka.

Kapolsek Setiabudi, Kompol Firman, membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut.

“Korban berinisial A, mengalami luka di bagian kepala. Tapi kondisinya tidak sampai fatal, hanya luka terbuka,” kata Firman.

Firman menjelaskan, meski lokasi kejadian di Setiabudi, namun para pelaku tawuran diduga berasal dari luar wilayah tersebut.

Situasi makin tak terkendali hingga akhirnya petugas kepolisian terjun ke lokasi untuk membubarkan massa yang mulai brutal.

Baca Juga: Modus Licik Mafia Tanah: Mbah Tupon Ditipu Sertifikat Digadai Rp2,5 Miliar, 6 Pelaku Ditangkap

“Sudah kami bubarkan, sekarang sedang dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab utama bentrokan ini,” lanjutnya.

Menurut sejumlah saksi mata, suasana sempat kacau balau ketika massa dari dua arah saling menyerang.

“Tadi lihat mereka bawa batu sama petasan, lempar-lemparan. Suaranya keras banget,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Sekitar pukul 16.30 WIB, pihak kepolisian akhirnya berhasil memukul mundur para pemuda yang terlibat.

Mereka langsung meminta warga yang tidak berkepentingan untuk menjauh dari lokasi dan kembali ke kediaman masing-masing.

Baca Juga: Mantan Mendikbud Nadiem Makarim Akan Diperiksa Kejagung atas Kasus Laptop Rp9,9 Triliun!

Setelah situasi terkendali, arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali berjalan lancar.

Meski begitu, warga masih waspada akan kemungkinan kerusuhan susulan.

Aparat berjanji akan menyelidiki siapa otak di balik tawuran ini, serta memastikan kawasan tersebut kembali aman.

“Kami akan dalami lebih lanjut. Jangan sampai peristiwa seperti ini terulang,” tutup Kompol Firman.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bahwa gesekan sosial sekecil apa pun bisa berubah jadi kekacauan jika tidak segera ditangani dengan bijak.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.