Banten

Haru Biru! Devit, Anak Kuli Angkut Lolos ITB, Sekampung Patungan Wujudkan Mimpi Kuliah

Saeful Anwar | 11 Juni 2025, 14:56 WIB
Haru Biru! Devit, Anak Kuli Angkut Lolos ITB, Sekampung Patungan Wujudkan Mimpi Kuliah

 

AKURAT BANTEN-Kabar gembira yang sangat mengharukan, tiap orang yang mendengar, kisah ini menyelimuti Gunung Singgalang, Sumatera Barat. Devit Febriansyah (18), seorang siswa SMA Bukit Tinggi, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos Seleksi Nasional.

Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun, bukan hanya kelulusan itu yang menjadi sorotan, melainkan juga kisah inspiratif di baliknya yang menyentuh hati banyak orang.

Devit bukanlah anak dari keluarga berada. Ia adalah putra seorang kuli angkut, sosok pekerja keras yang harus berjuang demi menghidupi keluarga.

Baca Juga: Bukan Orang Sembarangan! Ini Pekerjaan Michael Tjendara yang Kehilangan iPhone di Pesawat Garuda Indonesia

Meskipun demikian, semangat Devit untuk belajar tak pernah padam. Ia dikenal sebagai siswa yang rajin dan tekun, tumbuh dalam lingkungan yang penuh dukungan dari keluarga dan tetangga.

Kebanggaan Sekampung dan Uluran Tangan Warga

Ketika berita kelulusan Devit di ITB tersiar, euforia kebanggaan melanda seluruh kampung. Devit adalah satu-satunya siswa dari Kecamatan Malala yang berhasil menembus gerbang kampus impian itu.

Kegembiraan ini tak hanya berhenti pada ucapan selamat. Warga kampung Devit secara spontan menggalang dana, bergotong royong mengumpulkan iuran untuk membantu biaya keberangkatan Devit merantau ke Bandung.

Baca Juga: Pemerintah Kucurkan Dana Rp277 Miliar dari APBN untuk Timnas Indonesia, Begini Reaksi Warganet

Mulai dari Rp50 ribu, Rp100 ribu, dan seterusnya, sumbangan demi sumbangan terkumpul, menunjukkan betapa besar dukungan dan cinta yang mereka berikan kepada Devit.

Kisah ini dibagikan oleh Imam Santoso, seorang influencer pendidikan yang juga dosen ITB.

Ia bahkan membagikan tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang memperlihatkan antusiasme warga dalam membantu Devit.

"Devit keterima ITB bikin bangga sekampung, penduduk patungan bantu Devit," tulis Santoso.

Baca Juga: Cuma Satu yang Bertahan, PT Gag Nikel Jadi Tambang Legal Terakhir di Raja Ampat, Ini Alasannya!

Dijemput Langsung oleh Rektor ITB dan Apresiasi dari Berbagai Pihak

Kisah Devit yang viral ini tak hanya sampai di telinga masyarakat, tetapi juga menarik perhatian petinggi ITB.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Rektor ITB beserta istrinya, didampingi oleh Imam Santoso, langsung menjemput Devit ke kediamannya di Gunung Singgalang.

Momen haru tak terelakkan. Kedua orang tua Devit tak kuasa menahan air mata melihat putra mereka dijemput langsung oleh pemimpin institusi pendidikan ternama di Indonesia.

Baca Juga: War Tiket BLACKPINK Jakarta 2025? Klik Link di Sini untuk Pengguna Visa, Jaminan Langsung Tanpa Antri

Kegigihan Devit juga mendapatkan perhatian dari Paragon Corp. Perusahaan ini memberikan hadiah istimewa kepada Devit berupa sebuah laptop baru, uang saku selama ia merantau di Bandung, dan produk-produk dari Paragon.

Ini adalah bentuk dukungan nyata yang akan sangat membantu Devit dalam memulai perjalanan studinya di ITB.

Respon Positif dari Warganet

Unggahan Imam Santoso mengenai kisah Devit Febriansyah pun banjir komentar positif dari warganet.

Baca Juga: Peristiwa Kurban Core 2025 Kota Serang, Sapi Ngamuk Nyaris Hilangkan Nyawa Orang!

Banyak yang terinspirasi dan tersentuh oleh cerita ini:

 "Warga kampung sampai iuaran buat untuk keberangkatannya, jadilah penerus Agus Salim, Hatta, Tan Malaka, Syahrir, harumnya nama Sumatera Barat," tulis akun @gunung_kerinci.

"Salut juga sama penduduk kampunya," timpal akun @_elvina1603.

"Terharu semoga sukses studinya," tambah akun @felifildzah.

Baca Juga: 10 Hari Lagi SPMB 2025 Kota Cilegon Jenjang SMP Ditutup! Ketahui Hal Penting Ini Daripada Tidak Dapat Sekolahan

Kisah Devit Febriansyah adalah bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi mimpi besar.

Dengan semangat juang, ketekunan, dan dukungan tulus dari lingkungan sekitar, impian bisa terwujud. Semoga kisah Devit ini dapat menginspirasi lebih banyak anak muda di seluruh Indonesia untuk tidak pernah menyerah meraih cita-cita (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman