Banten

Jembatan Kaca Seruni Point: Magnet Baru Wisata Bromo yang Mengguncang Dunia

Moehamad Dheny Permana | 6 Mei 2025, 08:25 WIB
Jembatan Kaca Seruni Point: Magnet Baru Wisata Bromo yang Mengguncang Dunia

Akurat Banten - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut penuh optimisme hadirnya Jembatan Kaca Seruni Point di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo.

Inovasi pariwisata ini diyakini akan menjadi magnet baru yang memperkuat daya tarik wisata Bromo, bahkan Jawa Timur secara keseluruhan.

Dalam keterangannya, Khofifah menyebutkan bahwa sensasi unik dan sudut pandang baru yang ditawarkan jembatan kaca tersebut akan memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Saya tetap takjub dengan keindahan Gunung Bromo, terutama ketika disaksikan dari sisi Jembatan Kaca Seruni Point. Ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ujar Khofifah.

Baca Juga: Mengapa Investasi di Startup Bisa Jadi Jackpot atau Jebakan Finansial?

Jembatan kaca ini tak sekadar menjadi spot foto menarik, tapi juga merupakan simbol penguatan pariwisata berkelanjutan.

Khofifah berharap keberadaannya mampu memperpanjang durasi kunjungan para pelancong.

Ia mencontohkan pola wisata di Jawa Tengah, di mana wisatawan menghabiskan dua hari untuk mengunjungi Candi Borobudur, Prambanan, hingga Yogyakarta.

“Di Jawa Timur, kami juga ingin wisatawan bisa dua hari menjelajahi Bromo dan sekitarnya,” tambahnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Gubernur Khofifah mendorong penguatan atraksi budaya serta hadirnya tenant-tenant menarik di sekitar Jembatan Kaca Seruni Point.

Langkah ini diyakini dapat menciptakan suasana wisata yang hidup, tidak hanya pada pagi hari saat matahari terbit, tetapi juga di siang dan sore hari.

Baca Juga: Janji Emas Prabowo untuk Jamaah Haji: Pelayanan Terbaik hingga Usia Senja

Khofifah juga menyoroti popularitas Gunung Bromo di media sosial.

Menurut data dari Goodstats, TNBTS menempati posisi ketiga sebagai Taman Nasional Terindah di dunia berdasarkan keterlibatan pengguna di Instagram, TikTok, dan ulasan Google dengan skor 7,89.

Hal ini merupakan pencapaian besar yang memperkuat citra Bromo di mata dunia.

“Ini tentu menjadi keuntungan besar, tidak hanya untuk Bromo dan Probolinggo, tapi juga untuk Jawa Timur dan Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.

Baca Juga: Pinjol Dana Cicil Lebih Aman, Langsung Cair dan Mudah, Mau Tahu Caranya?

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur menunjukkan pergerakan wisatawan Nusantara ke provinsi ini sepanjang 2024 mencapai 218,71 juta orang, dengan wisatawan mancanegara sebanyak 268.190 orang.

Adapun kunjungan khusus ke kawasan TNBTS tercatat 465.751 wisatawan domestik dan 19.926 wisatawan mancanegara.

Meski bangga, Khofifah menegaskan pentingnya aspek keamanan dalam pengoperasian Jembatan Kaca Seruni Point.

Pembatasan jumlah pengunjung yang melintasi jembatan akan diberlakukan guna menjamin keselamatan bersama.

Baca Juga: Tahukah Kamu, 7 Kabupaten Ini Ternyata Terluas di Indonesia, Bahkan Melebihi Provinsi, Cek Apakah ada di Daerahmu?

“Ini adalah peluang besar bagi kita untuk lebih luas menikmati keindahan alam yang dianugerahkan Allah di wilayah Probolinggo ini,” ungkap Khofifah.

Di akhir pernyataannya, Khofifah mengajak masyarakat dan wisatawan untuk datang langsung dan menyaksikan eksotisme Bromo dari perspektif baru.

“Mudah-mudahan hadirnya jembatan kaca ini bisa menguatkan gravitasi pariwisata Bromo yang luar biasa,” tutupnya.

Dengan panorama yang memukau, konsep inovatif, serta dukungan infrastruktur dan budaya yang semakin kuat, Jembatan Kaca Seruni Point berpotensi menjadi ikon wisata baru yang tak hanya menggoda wisatawan lokal, tapi juga menggaet perhatian dunia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.