Kumuh dan Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Kramat Jati Tagih Janji Revitalisasi!

Akurat Banten - Sejumlah pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, menyuarakan harapan besar mereka agar Perumda Pasar Jaya segera melanjutkan program revitalisasi pasar, khususnya di area los C dan H.
Kondisi bangunan yang kian memprihatinkan menjadi alasan utama permintaan tersebut.
Salah satu pedagang di los C, H. Khairul, yang berjualan cabai, mengungkapkan bahwa tempat usahanya sudah tak layak karena bangunan berusia puluhan tahun dan tampak kumuh.
Baca Juga: Jawa Timur Pelopori Rekrutmen Tanpa Diskriminasi Usia, Terobosan Berani Demi Kesetaraan Kerja
Ia berharap penataan dilakukan seperti di los buah dan sayur yang sudah lebih dulu direvitalisasi.
“Kami ingin tempat kami juga diperbaiki. Kalau tempatnya bagus, tentu pembeli juga lebih tertarik datang,” ujarnya, Sabtu (tanggal disesuaikan).
Tak hanya tampilan gedung yang kumuh, teralis toko pun dipenuhi debu, dan banyak toko kosong yang menambah kesan suram.
“Sekarang kita cuma berharap dari pelanggan lama. Kalau pembeli baru, ya susah datang ke los C,” imbuh Khairul.
Keluhan serupa disampaikan H. Riki, pedagang los H, yang merasa keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di pintu masuk pasar memperburuk keadaan.
Baca Juga: Jakarta Masuk 5 Besar Kota dengan Udara Terburuk Dunia, Warga Diimbau Pakai Masker
Menurutnya, keberadaan PKL yang tidak tertib membuat pembeli enggan masuk lebih dalam ke area pasar resmi.
“PKL sudah puluhan tahun di sana dan katanya dibekingi ormas, makanya sulit ditertibkan. Mereka bayar jutaan rupiah ke ormas biar bisa tetap jualan,” jelas Riki.
Para pedagang yakin, jika revitalisasi dilanjutkan dan PKL ditertibkan, jumlah pembeli akan meningkat karena pasar terlihat lebih nyaman dan rapi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Manager Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun, menegaskan bahwa revitalisasi los C-1 memang sudah direncanakan dan kini sedang dalam tahap sosialisasi kepada pedagang.
“Tahun ini revitalisasi akan dijalankan. Kami juga akan menertibkan PKL di pintu-pintu masuk pasar,” ujar Agus.
Penertiban telah dimulai di sisi kiri los sayur-mayur dan akan berlanjut ke area tengah pasar, termasuk los C dan H.
Diharapkan dengan pembenahan ini, Pasar Induk Kramat Jati akan menjadi tempat belanja yang lebih layak dan menarik bagi pembeli maupun pedagang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Adu Bukti di MK! Subhan Palal Bongkar Dalil Gugatan, Andi Azwan Beri Jawaban soal Ijazah Gibran, Ini yang Kini Dipersoalkan
- 2Mahfud MD Bongkar Kejanggalan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran, Singgung Soal Kewenangan MK
- 3Remaja 17 Tahun yang Tenggelam di Jembatan Grendeng Tangerang Ditemukan Tewas
- 4Wayne Rooney Minta Man City Dihukum Berat: “Turunkan Mereka ke Liga Terendah!”
- 5Tanggapi Keluhan Warga, Kelurahan Cipondoh Akui Sulit Atasi Sampah Pasar Sipon
- 6Bukan Cuma Soal Sponsor! Ini 4 Kesalahan Finansial Man City yang Kini Bisa Mengubah Nasib The Citizens
- 7Pendapatan AC Milan Tembus Rp9,4 Triliun, Kok Utangnya Malah Naik Puluhan Juta Euro? Ini Faktanya
- 8Inggris Hajar Republik Ceko 2-0 di Nations League, Kartu Merah Jadi Titik Balik
- 9Gibran Bisa Tergusur? Nama Mayor Teddy Muncul sebagai Kandidat Pendamping Prabowo di 2029
- 10Bukan Jabatan Biasa! Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Dapat Bintang Mahaputera dari Prabowo









